
ADB: Pemulihan pesat China cerahkan prospek ekonomi regional dan global

Rombongan wisatawan China mengunjungi objek wisata Grand Palace di Bangkok, Thailand, pada 7 Februari 2022. (Xinhua/Wang Teng)
PDB negara berkembang Asia akan tumbuh sebesar 4,8 persen tahun ini dan tahun depan, menurut Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB), seraya mengatakan bahwa pertumbuhan kawasan ini tetap tangguh.
Manila, Filipina (Xinhua) – Pemulihan pesat China mencerahkan prospek ekonomi regional dan global, demikian menurut laporan baru Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) yang dirilis pada Selasa (4/4).Asian Development Outlook (ADO) 2023, publikasi ekonomi tahunan utama ADB, memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) China akan mengalami rebound menjadi 5 persen tahun ini dan 4,5 persen pada 2024.Laporan tersebut juga memperkirakan PDB negara berkembang Asia akan tumbuh sebesar 4,8 persen tahun ini dan tahun depan, seraya mengatakan bahwa pertumbuhan kawasan ini tetap tangguh.
Wisatawan China berpose untuk berfoto bersama di luar Victoria Theatre and Concert Hall di Singapura pada 7 Februari 2023. (Xinhua/Then Chih Wey)
Wisatawan China menaiki bus antar-jemput di Bandar Udara Internasional Phnom Penh di Phnom Penh, Kamboja, pada 7 Februari 2023. (Xinhua/Phearum)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar ekonomi ungkap tingginya inflasi perlebar kesenjangan sosial di Jerman
Indonesia
•
25 Nov 2022

‘Hijau’ dan ‘digital’ jadi tema utama dalam fase baru pengembangan BRI
Indonesia
•
16 Oct 2024

Honda dan Nissan sepakat mulai pembicaraan merger pada 2026
Indonesia
•
26 Dec 2024

Brasil akan gabung OPEC+ pada 2024
Indonesia
•
02 Dec 2023


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
