
UIA jalin kerja sama dengan JBNU Korea Selatan

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafiiyah (YPTA), Prof. Dr. H. Dailami Firdaus (keempat dari kiri), Vice President Jeonbuk National University (JBNU) Hwarim CHO (ketiga dari kiri), Rektor Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA), Prof. Dr. Masduki Ahmad, SH, MM (ketiga dari kanan), dan beberapa petinggi di UIA berfoto bersama seusai acara penandatanganan naskah MoU yang antara lain mencakup peningkatan Sumber Daya Manusia, pertukaran mahasiswa dan proyek penelitian. (Foto PJMI-UIA)
JBNU Korsel dan UIA Jakarta telah menjalin kerja sama dengan nota kesepahaman (MoU) ditandatangani di Kampus 2 UIA Jl. Raya Jatiwaringin-Pondok Gede, Jakarta.
Jakarta (Indonesia Windows) – Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) menjalin kerja sama dengan Jeonbuk National University (JBNU) Korea Selatan dan nota kesepahaman (MoU) ditandatangani di Kampus 2 UIA Jl. Raya Jatiwaringin-Pondok Gede, Jakarta, pada Senin (14/4).Dalam keterangan tertulis yang diterima Indonesia Window di Jakarta, Selasa, Prof. Dr. Masduki Ahmad dan Ms. Hwarim CHO menandatangani MoU mewakili masing-masing universitasnya.Ketua Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafiiyah (YAPTA) Prof. Dr. H. Dailami Firdaus dan sejumlah petinggi kedua belah pihak menyaksikan acara penandatangan itu.Kerja sama tersebut mencakup, antara lain peningkatan sumber daya manusia (SDM), pertukaran mahasiswa dan projek-projek penelitian.Dalam sambutannya Prof. Dailami mengatakan kerja sama akademik antara UIA dengan JBNU merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas akademik kedua perguruan tinggi.Pada kesempatan itu, Prof. Dailami, yang juga senator RI Dapil Jakarta, menjelaskan tentang sejarah UIA, kerja sama Internasional UIA dengan pihak lain, dan beberapa perkenalan institusi di UIA.“UIA berkomitmen menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan internasional mana pun untuk meningkat kualitas SDM dan memperluas jaringan,” kata Dailami.Dia berharap kerja sama akademik dengan JBNU memberikan dampak positif untuk kemajuan pendidikan di Indonesia dan Korea Selatan.“Ini adalah peluang peningkatan kualitas SDM di kedua belah pihak yang bisa menjadi lebih maju,” ujarnya.Usai penandatangan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan seminar internasional bersama pembicara Hwarim CHO dan Lee Hyeonsu dari JBNU dan Dr. R. Indarjani, M.Sc., dari Universitas Islam As-syafi’iyah sebagai Direktur As-syafi’iyah Halal Centre (AHC).Hwarim CHO memberikan banyak informasi tentang peluang kerja sama dengan universitasnya. Hal itu dilanjutkan dengan program-program internasional oleh Ms Lee.Dari UIA, Dr. R. Indarjani, M.Sc., menjelaskan tentang pendirian As-syafi’iyah Halal Centre (AHC), program kerja AHC, dan peluang kerja sama dengan JBNU.Dekan FKIP UIA Dr. Misbah Fikrianto dalam pengantarnya sebagai moderator mengatakan pentingnya tindak lanjut MoU, yaitu tahapan MoA atau Implementation Agreement (IA) oleh kedua belah pihak.Misbah juga menekankan pendidikan merupakan sektor utama yang strategis dalam membangun SDM berkualitas. "SDM bermutu dihasilkan melalui perguruan tinggi bermutu. Perguruan tinggi merupakan jenjang teratas dalam layanan Pendidikan," katanya.Jeonbuk National University merupakan universitas negeri terbaik kedua dari 10 kampus negeri di Korea Selatan dan merupakan perguruan tinggi yang memiliki prestasi terbaik dalam berbagai peringkat dunia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

CNN: Anak-anak dan remaja AS lebih berpotensi tewas akibat senjata api
Indonesia
•
07 Apr 2023

China dan ASEAN catat kerja sama pendidikan yang lebih erat
Indonesia
•
23 Aug 2024

Jumlah korban tewas di Gaza naik jadi 37.877 orang
Indonesia
•
02 Jul 2024

Prancis resmi larang anak di bawah 15 tahun gunakan media sosial mulai 1 September
Indonesia
•
22 Jul 2026


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
