
Argentina umumkan kematian pertama akibat cacar monyet

Warga yang mengenakan masker melintas di sebuah jalan di Buenos Aires, Argentina, pada 12 Juli 2020. (Xinhua/Martin Zabala)
Jumlah kasus cacar monyet di Argentina tercatat 895, naik 3,46 persen secara pekanan, hingga 22 November, menurut pengumuman Kementerian Kesehatan negara Amerika Selatan itu.
Buenos Aires, Argentina (Xinhua) – Argentina mencatatkan kematian pertama akibat cacar monyet (monkeypox), yakni seorang pria dewasa dengan penyakit bawaan, demikian diumumkan Kementerian Kesehatan negara itu pada Senin (28/11).Dalam sebuah buletin, pihak kementerian mengatakan bahwa pria berusia 44 tahun tersebut "telah menjalani perawatan intensif dengan ventilator sejak 9 Oktober," seraya menambahkan bahwa pria itu memiliki faktor risiko HIV/AIDS.Hingga 22 November, jumlah total kasus cacar monyet di Argentina tercatat 895, naik 3,46 persen secara pekanan, menurut data resmi.Lebih dari 66,4 persen kasus terkonfirmasi tercatat di Kota Buenos Aires, yang bersama dengan provinsi Buenos Aires dan Cordoba, menyumbang 94,9 persen kasus infeksi nasional, lapor buletin tersebut.Sementara itu, kasus infeksi cacar monyet telah dilaporkan di 15 dari 24 provinsi di negara Amerika Selatan itu, sejak kasus pertama terdeteksi pada 27 Mei lalu, sedangkan usia rata-rata kasus yang dilaporkan adalah 35 tahun, dengan rentang usia 10 hingga 78 tahun.Kementerian Kesehatan Argentina membentuk sebuah tim kerja untuk pengawasan dan rekomendasi khusus bagi tim kesehatan dan penduduk setelah kasus pertama penyakit cacar monyet di negara-negara nonendemik dilaporkan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China intensifkan upaya untuk tingkatkan pelayanan keperawatan
Indonesia
•
21 Jun 2023

Feature – Menyusuri jejak masa lalu di Pecinan Glodok, dari klenteng, gereja, hingga tradisi teh China
Indonesia
•
02 Feb 2026

Baidu China operasikan layanan taksi swakemudi pada malam hari di Wuhan
Indonesia
•
28 Dec 2022

Keluarga pintu masuk literasi digital
Indonesia
•
11 Jul 2020


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
