China janjikan kebijakan solid untuk pastikan stabilitas pekerjaan

Seorang siswa mempelajari informasi tentang peluang kerja di ajang bursa kerja di Harbin, Provinsi Heilongjiang, China timur laut, pada 7 Februari 2023. (Xinhua/Zhang Tao)
Jumlah lulusan perguruan tinggi pada tahun ini akan mencapai 11,58 juta orang di China, sehingga memberikan tekanan pada bursa kerja negara tersebut.
Beijing, China (Xinhua) – China akan terus menerapkan langkah kebijakan yang solid pada tahun ini untuk "mengerahkan upaya maksimal guna mempertahankan stabilitas pekerjaan secara keseluruhan," demikian disampaikan seorang pejabat senior pada Kamis (2/3).Situasi ketenagakerjaan China secara keseluruhan akan tetap stabil pada 2023 karena ekonomi terus mengalami pemulihan dengan fundamental sehat yang tidak berubah, kata Menteri Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial China Wang Xiaoping dalam sebuah konferensi pers.Tahun lalu, China berhasil mempertahankan stabilitas ketenagakerjaan di tengah kelesuan ekonomi, kemunculan kembali epidemi, serta lingkungan eksternal yang kompleks dan fluktuatif, dengan dibukanya 12,06 juta lapangan kerja di daerah perkotaan, kata Wang.Menteri tersebut mengaitkan pencapaian ini dengan sejumlah langkah efektif yang memprioritaskan ketenagakerjaan, termasuk membantu bisnis, mempromosikan kewirausahaan, serta memperkuat pelatihan dan layanan bagi pencari kerja.Wang mengakui bahwa tekanan dan tantangan dalam menjamin pekerjaan tetap ada, seraya mencatat bahwa jumlah lulusan perguruan tinggi pada tahun ini akan mencapai 11,58 juta orang, sehingga memberikan tekanan pada bursa kerja China.Berbagai kebijakan solid akan diluncurkan untuk mendukung perusahaan rintisan, sektor jasa, perusahaan mikro dan kecil, serta membantu mereka yang baru saja keluar dari kemiskinan, sembari menyediakan program pelatihan berskala besar untuk kelompok-kelompok utama, lanjut Wang."Kami yakin akan mampu memenuhi target ketenagakerjaan tahunan dengan sukses dan menjaga stabilitas pekerjaan secara keseluruhan," tambahnya.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Data sebut perusahaan AS kurangi lebih banyak pekerja
Indonesia
•
20 Jun 2025

Menteri Saudi: Pengurangan ‘output’ minyak OPEC+ dorong stabilitas pasar
Indonesia
•
08 Sep 2022

PM Kamboja sebut perkembangan China sangat untungkan ASEAN
Indonesia
•
20 Dec 2022

Minyak turun di Asia setelah Aramco katakan siap tingkatkan produksi
Indonesia
•
15 Aug 2022
Berita Terbaru

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Teknologi PaMER hasilkan minyak pangan bernutrisi tinggi, rendah karbon
Indonesia
•
30 Jan 2026

Megafactory Tesla di Shanghai kirim 2.000 lebih unit baterai megapack pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Ekonomi makin tak menentu, permintaan emas dunia pecahkan rekor
Indonesia
•
30 Jan 2026
