
Laporan ungkap lonjakan jumlah perempuan Australia yang tewas di tangan pasangan

Foto yang diabadikan pada 29 April 2024 ini menunjukkan pemandangan Elizabeth Quay di Perth, Australia. (Xinhua/Ma Ping)
Jumlah perempuan Australia yang dibunuh oleh pasangannya atau mantan pasangannya meningkat hampir 30 persen pada 2022-2023.
Canberra, Australia (Xinhua) – (Xinhua) – Data resmi menunjukkan bahwa jumlah perempuan Australia yang dibunuh oleh pasangannya atau mantan pasangannya meningkat hampir 30 persen pada 2022-2023.Institut Kriminologi Australia (Australian Institute of Criminology/AIC) yang didanai pemerintah pada Selasa (30/4) merilis data terbaru dari Program Pemantauan Pembunuhan Nasional.Data tersebut mengungkap bahwa dalam kurun waktu 12 bulan hingga akhir Juni 2023, tercatat 247 korban pembunuhan di Australia, 75 di antaranya adalah perempuan.Dari 75 perempuan itu, 34 orang atau 45,3 persen di antaranya dibunuh oleh laki-laki pasangannya atau mantan pasangannya, naik dari 26 orang yang tercatat selama periode 12 bulan sebelumnya. Secara keseluruhan, 60 perempuan dibunuh oleh laki-laki pada 2022-2023.Tingkat pembunuhan oleh pasangan intim yang melibatkan korban perempuan meningkat sebesar 28 persen dari 0,25 pembunuhan per 100.000 orang pada 2021-2022 menjadi 0,32 pembunuhan per 100.000 orang pada 2022-2023, papar laporan itu.Laporan tersebut diterbitkan beberapa hari setelah ribuan warga Australia bergabung dalam aksi protes di seluruh negeri yang menuntut pengakhiran kekerasan gender.Menurut kelompok advokasi Destroy the Joint, sebanyak 27 perempuan meninggal karena kekerasan di Australia sejauh tahun ini, yang mendorong Perdana Menteri Anthony Albanese untuk menyatakan kekerasan terhadap perempuan sebagai krisis nasional.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Sedikitnya 21 orang tewas akibat banjir besar dan tornado di wilayah barat tengah dan selatan AS
Indonesia
•
08 Apr 2025

Penghormatan terakhir untuk Pele di Brasil dihadiri ribuan warga
Indonesia
•
03 Jan 2023

Beberapa situs warisan kuno Turkiye rusak akibat gempa bumi dahsyat
Indonesia
•
11 Feb 2023

Fokus Berita – Hanya separuh anak muda yang benar-benar paham soal perubahan iklim
Indonesia
•
09 Dec 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
