
Jumlah korban tewas di Gaza naik jadi 37.877 orang

Upaya penyelamatan sedang berlangsung pascapengeboman di Jalan Al-Hoja di pusat kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 29 Juni 2024. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 37.877 orang, dengan banyak jasad korban masih berada di bawah reruntuhan atau di jalan-jalan.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 37.877 orang, demikian disampaikan otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza dalam sebuah pernyataan pada Ahad (30/6).Selama 24 jam terakhir, militer Israel menewaskan 43 orang dan melukai 111 lainnya, sehingga jumlah korban tewas bertambah menjadi 37.877 orang dan korban luka-luka menjadi 86.969 orang sejak konflik Palestina-Israel pecah pada Oktober 2023, tambahnya.
Upaya penyelamatan sedang berlangsung pascapengeboman di Jalan Al-Hoja di pusat kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 29 Juni 2024. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Upaya penyelamatan sedang berlangsung pascapengeboman di Jalan Al-Hoja di pusat kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 29 Juni 2024. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UNICEF ajukan dana 16,5 juta dolar AS untuk respons wabah mpox di Afrika
Indonesia
•
24 Aug 2024

‘Pengungsi TikTok’ AS betah di RedNote, jaga jembatan pertukaran tetap terhubung
Indonesia
•
23 Feb 2025

Kanal STEM TikTok permudah anak-anak Indonesia akses konten edukatif
Indonesia
•
14 Mar 2025

WHO: Tidak ada bukti virus cacar monyet telah bermutasi
Indonesia
•
24 May 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
