
Kali pertama dalam 42 tahun, populasi warga negara Jepang turun di bawah 120 juta

Orang-orang beristirahat di bangku-bangku di Tokyo, Jepang, pada 18 Mei 2026. (Xinhua/Jia Haocheng)
Tokyo (Xinhua/Indonesia Window) – Total populasi warga negara Jepang yang berada di Jepang turun di bawah angka 120 juta untuk pertama kalinya dalam 42 tahun, menjadi 119.736.483 jiwa per 1 Januari tahun ini, ungkap data pemerintah pada Rabu (29/7).
Angka tersebut menandai penurunan sebanyak 917.000 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya, yang merupakan penurunan terbesar sejak data pembanding mulai tersedia pada 1968, menurut data dari Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang.
Dari 47 prefektur di Jepang, Tokyo menjadi satu-satunya yang mencatat kenaikan sebesar 0,09 persen dalam jumlah warga negara Jepang, tunjuk data tersebut.
Sementara itu, jumlah penduduk asing meningkat sebanyak 354.000 jiwa hingga mencapai rekor 4.031.159 jiwa. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak kementerian tersebut mulai melakukan pendataan pada 2013.
Total populasi di Jepang, termasuk penduduk asing, berada di angka 123.767.642 jiwa, turun sekitar 563.000 jiwa dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan populasi dilaporkan hanya terjadi di prefektur Tokyo, Chiba, dan Osaka.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kondisi kekeringan California di AS mereda setelah badai musim dingin
Indonesia
•
03 Mar 2023

Populasi Taiwan turun 90.000 dari tahun lalu
Indonesia
•
11 Jul 2021

COVID-19 – Gamaleya mulai uji vaksin pasca pendaftaran pada 4-5 September
Indonesia
•
26 Aug 2020

Studi: Tulang prajurit Perang Waterloo 1815 dijual sebagai pupuk
Indonesia
•
19 Jul 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
