
Kamboja terbitkan obligasi negara pertama senilai 300 juta dolar AS pada September

Foto yang diabadikan pada 8 November 2018 ini menunjukkan pemandangan pusat kota Phnom Penh, Kamboja. (Xinhua/Phearum)
Nilai nominal satu obligasi adalah 1 juta riel Kamboja (sekira 3,6 juta rupiah), dengan periode jatuh tempo obligasi adalah satu tahun, tiga tahun, dan lima tahun.
Jakarta (Indonesia Window) – Kamboja akan menerbitkan obligasi negara pertama senilai 300 juta dolar AS pada September, menurut rilis berita dari Kementerian Perekonomian dan Keuangan Kamboja pada Kamis (25/8).Nilai nominal satu obligasi adalah 1 juta riel Kamboja (sekira 3,6 juta rupiah), sebut rilis berita itu, seraya menambahkan bahwa periode jatuh tempo obligasi adalah satu tahun, tiga tahun, dan lima tahun.Para investor akan menikmati pengurangan 50 persen dalam pemotongan pajak atas bunga yang diperoleh dari kepemilikan dan perdagangan obligasi negara, dan pembebasan pajak atas keuntungan modal dari pembelian dan perdagangan obligasi negara selama tiga tahun, menurut rilis berita tersebut.Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perekonomian dan Keuangan Kamboja Aun Pornmoniroth mengatakan bahwa obligasi negara akan memungkinkan pemerintah untuk mengumpulkan dana untuk proyek-proyek pembangunan sosial-ekonomi.Dia mengatakan bahwa obligasi tersebut akan menjadi instrumen keuangan baru bagi para investor institusional seperti bank, perusahaan asuransi, Dana Jaminan Sosial Nasional, dana pensiun, dan sebagainya.Obligasi pemerintah itu diperkirakan akan populer untuk diperdagangkan di Bursa Efek Kamboja (Cambodia Securities Exchange/CSX) dan akan memberikan data acuan untuk perdagangan sekuritas perusahaan dan analisis keuangan seperti yang diterapkan di beberapa negara dengan sektor sekuritas yang maju," ujarnya.Meluncurkan perdagangan pada 2012, CSX merupakan sebuah perusahaan patungan (joint venture) antara pemerintah Kamboja yang memegang 55 persen saham dan Korean Exchange yang memiliki 45 persen sisanya.*1 dolar AS = 14.827 rupiah*100 riel Kamboja = 360 rupiahSumber: XinhuaLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pabrik Tesla di Shanghai capai produksi 2 juta unit mobil
Indonesia
•
07 Sep 2023

Opini - Kenaikan Harga Menjelang dan Selama Ramadhan, Wajarkah?
Indonesia
•
02 Mar 2025

Singapura berencana impor listrik hingga 4 GW pada 2035
Indonesia
•
25 Oct 2021

Pasar China nantikan durian Indonesia
Indonesia
•
28 Jun 2025


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
