
WHO luncurkan rencana strategis global untuk tanggulangi wabah mpox

Seorang anak laki-laki yang terjangkit mpox menerima perawatan medis di sebuah rumah sakit di pinggiran Goma, Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik (RD) Kongo timur, pada 19 Agustus 2024. (Xinhua/Str)
Kampanye global untuk menanggulangi penularan mpox dari manusia ke manusia akan berlangsung dari September 2024 hingga Februari 2025, dengan membutuhkan anggaran sebesar 135 juta dolar AS.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (26/8) meluncurkan kampanye global untuk menanggulangi penularan mpox dari manusia ke manusia.Rencana Kesiapsiagaan dan Respons Strategis (Strategic Preparedness and Response Plan) akan berlangsung dari September 2024 hingga Februari 2025, dengan membutuhkan anggaran sebesar 135 juta dolar AS. Dengan mengoordinasikan upaya nasional, regional, dan global, kampanye tersebut bertujuan untuk meningkatkan strategi pemantauan dan respons, memastikan akses yang setara terhadap diagnostik dan vaksin, mengurangi penularan dari hewan ke manusia, serta memberdayakan masyarakat dalam pengendalian wabah.
Foto yang diabadikan pada 21 Mei 2023 ini menunjukkan logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan latar belakang kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss. (Xinhua/Lian Yi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dukung upaya internasional, Rwanda turut kirim bantuan kemanusiaan ke Gaza
Indonesia
•
11 Nov 2024

Misi pertanian Taiwan bantu masyarakat Kabupaten Sigi, Sulteng
Indonesia
•
07 Dec 2020

Media: Krisis cacar monyet dipicu kelalaian Pemerintah AS
Indonesia
•
16 Aug 2022

Indonesia punya 33.000 spesies tanaman obat
Indonesia
•
20 Feb 2020


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
