
Energi terbarukan sumbang lebih dari 62 persen pasokan energi Kamboja

Foto yang diabadikan pada 16 Desember 2018 ini menunjukkan Pembangkit Listrik Tenaga Air Lower Sesan II di Provinsi Stung Treng, Kamboja. (Xinhua)
Kapasitas pembangkit energi terbarukan saat ini telah mencapai lebih dari 62 persen dari kapasitas listrik yang terpasang di Kamboja, dengan sebagian besar berasal dari bendungan tenaga air.
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua) – Perdana Menteri (PM) Kamboja Samdech Techo Hun Sen pada Selasa (14/3) mengatakan bahwa kapasitas pembangkit energi terbarukan saat ini telah mencapai lebih dari 62 persen dari kapasitas listrik yang terpasang di negara Asia Tenggara itu."Kamboja dapat menjadi salah satu negara yang tidak mencemari lingkungan," ujarnya dalam sebuah pidato yang disiarkan langsung oleh saluran televisi milik negara itu, Televisi Nasional Kamboja (TVK), dalam sebuah kunjungan ke lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga air berkapasitas 80 megawatt di Provinsi Pursat, Kamboja barat laut."Pembangkit listrik tenaga air masih menjadi pilihan yang tepat untuk pengembangan energi bersih dan ramah lingkungan," tambahnya.Energi terbarukan berasal dari berbagai sumber, seperti tenaga air, energi matahari, dan energi biomassa. Sebagian besar energi terbarukan di Kamboja berasal dari bendungan tenaga air.Menurut Otoritas Ketenagalistrikan Kamboja (Electricity Authority of Cambodia/EAC), pasokan energi di Kamboja meningkat menjadi 4.495 megawatt pada 2022, naik 12,6 persen dari 3.990 megawatt setahun sebelumnya.Hingga tahun lalu, 98,27 persen dari total 14.168 desa di negara kerajaan itu telah memiliki akses untuk mendapatkan listrik, menurut EAC.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia-Australia jajaki peluang bisnis baru dalam kemitraan komprehensif
Indonesia
•
23 Sep 2019

Merger Alaska Airlines dan Hawaiian Airlines lolos tinjauan regulasi antimonopoli
Indonesia
•
21 Aug 2024

Hannover Messe 2024 Jerman resmi dibuka, fokus pada keberlanjutan industri
Indonesia
•
23 Apr 2024

Minyak reli, penarikan persediaan AS kurangi kekhawatiran atas Omicron
Indonesia
•
23 Dec 2021


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
