
China desak diakhirinya upaya menghasut konfrontasi regional

Sejumlah kapal perang China dan Rusia ambil bagian dalam latihan Angkatan Laut (AL) gabungan, bersandi 'Joint Sea 2022', di Laut China Timur pada 21 Desember 2022. (Xinhua/Xu Wei)
“Kawasan Asia-Pasifik bukanlah medan tempur untuk kontes geopolitik dan (kawasan ini) tidak menerima mentalitas Perang Dingin maupun konfrontasi blok.”
Beijing, China (Xinhua) – China menyerukan diakhirinya narasi "ancaman China" dan upaya-upaya untuk menghasut konfrontasi, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China di Beijing pada Rabu (1/2).Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam jumpa pers harian sebagai tanggapan atas pertanyaan mengenai pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh pemerintah Jepang dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO). Kedua belah pihak menyatakan kekhawatiran tentang perkembangan kerja sama militer China-Rusia.Mao menegaskan bahwa China selalu berperan sebagai pembela perdamaian dan stabilitas dunia maupun regional, dan hal itu diakui secara luas.Gerakan militer dan keamanan Jepang telah diawasi secara ketat oleh para tetangganya di Asia maupun masyarakat internasional, kata Mao, menambahkan bahwa Jepang harus mengambil pelajaran dari sejarah, tetap berpegang pada jalur pembangunan damai, dan memastikan dirinya tidak merusak kepercayaan antarnegara serta mengganggu perdamaian dan stabilitas regional.Menanggapi pertanyaan terkait pernyataan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg tentang apa yang disebut ancaman keamanan dari China, Mao mengatakan bahwa meski mengklaim tetap menjadi aliansi pertahanan regional, NATO justru terus berusaha melampaui zona dan ruang lingkup pertahanan tradisionalnya, memperkuat militer dan kerja sama keamanan dengan negara-negara Asia-Pasifik, serta membuat narasi "ancaman China"."Perkembangan seperti itu memicu kewaspadaan tinggi di kalangan negara-negara di kawasan," tambah Mao.Dia mengungkapkan bahwa China telah secara aktif mempromosikan pembicaraan damai dan mencari deeskalasi pada isu-isu utama. NATO harus berpikir keras tentang peran apa yang dimainkannya terhadap keamanan di Eropa."Kawasan Asia-Pasifik bukanlah medan tempur untuk kontes geopolitik dan (kawasan ini) tidak menerima mentalitas Perang Dingin maupun konfrontasi blok," ujar Mao.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Data air limbah CDC tunjukkan peningkatan kasus di AS
Indonesia
•
17 Mar 2022

COVID-19 – Varian baru Omicron picu pembatasan global
Indonesia
•
27 Nov 2021

Hakim AS gagalkan upaya Trump untuk cabut perlindungan deportasi bagi warga Sudan Selatan
Indonesia
•
14 Feb 2026

Elon Musk pecat eksekutif Twitter untuk hindari pembayaran dan rencana PHK
Indonesia
•
30 Oct 2022


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
