
Pembangunan dan keamanan dipastikan dalam kebijakan industri China

Presiden China Xi Jinping, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) sekaligus Ketua Komisi Militer Sentral China, mengunjungi para penasihat politik nasional dari Asosiasi Pembangunan Demokrasi Nasional China serta Federasi Industri dan Perdagangan Seluruh China, yang menghadiri sesi pertama Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (Chinese People's Political Consultative Conference/CPPCC) ke-14, di Beij...
Kebijakan industri China yang ditujukan untuk mengejar pembangunan dan keamanan menjadi sorotan dalam Konferensi Kerja Ekonomi Pusat tahunan yang digelar pada Desember 2022.
Beijing, China (Xinhua) – Zeng Yuqun, chairman produsen baterai kendaraan listrik Contemporary Amperex Technology Co., Ltd., menjadi penasihat politik nasional pertama yang berbicara dalam pertemuan kelompok gabungan pada Senin (6/3) yang turut dihadiri oleh Xi Jinping, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC), dalam sesi tahunan badan penasihat politik tertinggi negara tersebut yang sedang berlangsung.Setelah mengetahui dari Zeng bahwa raksasa baterai itu menguasai 37 persen pasar baterai listrik global dan tetap menempati posisi teratas selama enam tahun berturut-turut, Xi menyampaikan bahwa dirinya "senang sekaligus khawatir."Duduk bersama dengan para penasihat politik nasional dari Asosiasi Pembangunan Demokrasi Nasional China serta Federasi Industri dan Perdagangan Seluruh China, Xi menuturkan bahwa dirinya merasa senang karena industri itu menjadi yang terdepan di kancah global, namun juga khawatir industri tersebut akan mengalami peningkatan pesat dan percepatan tanpa rencana yang pada akhirnya dapat buyar.Terkait pengembangan industri-industri emerging, Xi mengatakan bahwa koordinasi dan perencanaan yang baik merupakan suatu keharusan, dan penting untuk mengetahui seberapa besar pasar dan letak risikonya.Dia lalu menekankan bahwa otoritas harus meluncurkan berbagai kebijakan industri dan memajukan pembangunan industri secara stabil dan bijaksana.Xi berharap industri energi baru di negara tersebut akan memanfaatkan peluang dan mengikuti perubahan, sembari memastikan pembangunan serta keamanan.Mengejar pembangunan dan keamanan dalam berbagai kebijakan industri menjadi sorotan dalam Konferensi Kerja Ekonomi Pusat tahunan yang digelar pada Desember lalu.Beberapa kebijakan, termasuk kebijakan industri China, jika dikelola dengan baik, akan berkontribusi terhadap keberhasilan reformasi, namun apabila ditangani secara keliru, dapat berujung pada korupsi, ujar Xi dalam pertemuan tersebut.Studi dan persiapan yang cermat harus dilakukan untuk melanjutkan keputusan-keputusan yang telah dibuat, dan pengujian harus dilaksanakan jika perlu, ungkap Xi.Sebagai contoh, seperti disampaikan Xi, permasalahan serius dapat bermunculan jika penyempurnaan regulasi pemerintah tidak dapat mengikuti upaya-upaya untuk menyederhanakan administrasi dan pendelegasian kekuasaan.China harus mengoordinasikan pembangunan dan keamanan dengan lebih baik, serta secara efektif mencegah dan meredakan risiko-risiko utama, menurut laporan kerja pemerintah tahun ini."Kita harus tetap tenang, mempertahankan tekad, mengejar kemajuan sembari memastikan stabilitas, mengambil langkah-langkah aktif, bersatu padu, serta memiliki keberanian untuk berjuang saat negara ini menghadapi perubahan yang mendalam dan kompleks dalam lingkungan domestik dan internasional," tutur Xi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Uni Eropa siap-siap keluarkan senjata terkuatnya untuk lawan tarif AS
Indonesia
•
06 Apr 2025

Harga rumah rata-rata di California catat rekor tertinggi baru pada Mei 2024
Indonesia
•
21 Jun 2024

Dilanda inflasi tinggi, warga Kroasia kencangkan ikat pinggang saat perayaan Paskah
Indonesia
•
11 Apr 2023

Ekspor gandum India naik dua kali lipat selama periode April-September 2022
Indonesia
•
04 Nov 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
