
Dua kotak hitam pesawat Air India yang Jatuh ditemukan

Orang-orang berdiri di samping puing-puing pesawat Air India yang jatuh di Ahmedabad, Negara Bagian Gujarat, India, pada 13 Juni 2025. (Xinhua)
Kedua kotak hitam (black box) pesawat Air India 171, yang terdiri dari perekam data penerbangan (flight data recorder/FDR) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder/CVR), telah ditemukan.
New Delhi, India (Xinhua/Indonesia Window) – Kedua kotak hitam (black box) pesawat Air India 171, yang terdiri dari perekam data penerbangan (flight data recorder/FDR) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder/CVR), telah ditemukan, demikian disampaikan oleh P.K. Mishra, sekretaris utama Perdana Menteri India Narendra Modi, dalam sebuah pernyataan resmi pada Ahad (15/6) malam waktu setempat.Menurut surat kabar Hindustan Times pada Senin (16/6) pagi waktu setempat, kotak hitam kedua yang ditemukan adalah CVR, sementara kotak yang ditemukan sebelumnya merupakan FDR.Menteri Penerbangan Sipil Federal India Ram Mohan Naidu Kinjarapu mengatakan bahwa kotak hitam pertama ditemukan pada 13 Juni, dan laporan investigasi kecelakaan akan dirilis dalam waktu tiga bulan.Menurut surat kabar The Hindu, mengunduh dan menganalisis kotak hitam dapat memakan waktu empat hingga lima hari, dan beberapa lembaga investigasi internasional telah tiba di Ahmedabad untuk membantu Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara India (Aircraft Accident Investigation Bureau/AAIB) dalam penyelidikan terhadap kecelakaan yang menewaskan 274 orang tersebut.Penerbangan Air India AI-171 dengan pesawat berjenis Boeing 787-8, yang terbang dari Kota Ahmedabad di India barat menuju London, jatuh pada Kamis (12/6), tak lama setelah lepas landas. Kecelakaan tersebut menewaskan 241 orang yang berada di dalam pesawat, dengan hanya satu orang yang berhasil selamat.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Cape Town di Afsel dinobatkan sebagai kota terbaik di dunia pada 20
Indonesia
•
17 Jan 2025

Lebih dari 210.000 orang di Iran berobat akibat polusi udara dalam 10 hari
Indonesia
•
04 Dec 2025

COVID-19 – Subvarian Omicron XBB.1.5 sumbang hampir separuh kasus baru di AS
Indonesia
•
14 Jan 2023

PBB luncurkan Fasilitas Keuangan Internasional untuk Pendidikan
Indonesia
•
19 Sep 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
