
Laporan PBB: Krisis ekonomi memburuk di wilayah Palestina yang diduduki

Foto yang diabadikan pada 6 September 2024 ini menunjukkan tenda-tenda pengungsi Palestina di Deir Al-Balah, Jalur Gaza bagian tengah. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Kehancuran ekonomi yang parah mencengkeram Wilayah Palestina yang Diduduki pascaoperasi militer Israel di Gaza.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Kehancuran ekonomi yang parah mencengkeram Wilayah Palestina yang Diduduki pascaoperasi militer Israel di Gaza, demikian disampaikan Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) dalam laporan yang dirilis pada Kamis (12/9).Laporan tersebut menyoroti skala kehancuran ekonomi yang mengejutkan dan penurunan aktivitas ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya, jauh melampaui dampak dari seluruh konfrontasi militer sebelumnya pada tahun 2008, 2012, 2014, dan 2021. Tekanan inflasi disertai melonjaknya angka pengangguran dan anjloknya pendapatan telah membuat keluarga-keluarga Palestina menjadi sangat miskin.Menurut laporan itu, operasi militer tersebut mengakibatkan korban jiwa, kondisi telantar, dan kerusakan infrastruktur dalam skala yang belum pernah dicapai sebelumnya. Hingga awal 2024, antara 80 persen hingga 96 persen aset pertanian Gaza telah hancur, melumpuhkan kapasitas produksi pangan di wilayah itu dan memperburuk tingkat kerawanan pangan yang sudah tinggi. Kehancuran tersebut juga menghantam sektor swasta, dengan 82 persen bisnis, penggerak utama ekonomi Gaza, rusak atau hancur.
Orang-orang menunggu untuk menerima bantuan makanan di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 21 Agustus 2024. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Orang-orang mengambil air di Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada 2 Juli 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Opini: Taiwan berikan momentum dalam transisi global menuju emisi nol bersih
Indonesia
•
05 Nov 2022

Otoritas: Kebakaran gedung di China timur disebabkan penggunaan api secara ilegal
Indonesia
•
25 Jan 2024

Data iklim UE ungkap tahun 2025 berpotensi jadi salah satu tahun terpanas sepanjang sejarah
Indonesia
•
09 Dec 2025

Jamaah yang sakit tidak diizinkan umroh
Indonesia
•
13 Oct 2020


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
