
Feature – Israel tinggalkan Koridor Netzarim, warga Gaza cari tanda-tanda kehidupan di reruntuhan

Pengungsi Palestina yang pulang dari Jalur Gaza selatan ke utara terlihat di dekat Koridor Netzarim di Jalur Gaza tengah pada 9 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Kehancuran yang terjadi di Wadi Gaza, satu-satunya daerah lahan basah di Jalur Gaza, sangat luar biasa. Bangunan-bangunan yang dulunya berdiri tegak kini menjadi puing-puing, jalanan musnah, dan semua tanda-tanda kehidupan lenyap.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Dengan langkah berat, Emad al-Ramli (45), seorang pria Palestina dari Kota Al-Mughraqa, Gaza tengah, berjalan melewati daerah yang hancur ditinggalkan tentara Israel di kedua sisi Koridor Netzarim, sebuah jalur yang membagi Gaza menjadi zona utara dan selatan.Kehancuran yang terjadi di Wadi Gaza, satu-satunya daerah lahan basah di Jalur Gaza, sangat luar biasa. Bangunan-bangunan yang dulunya berdiri tegak kini menjadi puing-puing, jalanan musnah, dan semua tanda-tanda kehidupan lenyap.Ayah dari tujuh orang anak itu berdiri termangu dalam keheningan, berusaha keras untuk mencerna skala kehancuran yang terjadi. Rumah-rumah yang dulunya penuh dengan tawa anak-anak telah hancur menjadi puing-puing yang berserakan."Apa yang sedang kita lihat ini? Apakah ini mimpi buruk, atau kenyataan?" gumamnya dengan suara tercekat oleh emosi. "Israel tidak hanya melawan Hamas, tetapi juga melawan kami semua. Mereka ingin menghancurkan harapan kami dan membuat kami putus asa," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.Namun, kengerian dari kehancuran itu bukanlah satu-satunya hal yang mengejutkan. Ketika dia bergabung dengan sekelompok tetangga, kakinya menginjak sesuatu yang sebagian terkubur di pasir. Saat membungkuk, dia mendapati sisa-sisa tubuh manusia.Tubuhnya gemetar sembari berteriak, "Ada martir di sini! Ada sisa-sisa tubuh manusia di sini!"
Seorang pengungsi wanita Palestina terlihat di depan sebuah bangunan yang hancur di daerah dekat Koridor Netzarim, Jalur Gaza tengah, pada 9 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Seorang pria Palestina terlihat berjalan melewati bangunan yang hancur di daerah dekat Koridor Netzarim di Jalur Gaza tengah pada 9 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Iran akan kunjungi Arab Saudi
Indonesia
•
05 Apr 2023

COVID-19 – Taiwan persingkat interval suntikan ‘booster’ jadi 12 pekan
Indonesia
•
07 Jan 2022

Saudia kutip syarat penerbangan ke 25 negara, termasuk Indonesia
Indonesia
•
03 Sep 2020

Rusia larang masuk 31 warga Selandia Baru
Indonesia
•
20 Jan 2023


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
