
Kejaksaan Korsel akan limpahkan kasus darurat militer Yoon ke Kantor Investigasi Korupsi

Orang-orang mengikuti aksi unjuk rasa yang menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol di dekat Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, pada 14 Desember 2024. (Xinhua/Yao Qilin)
Kejaksaan Korea Selatan memutuskan untuk melimpahkan kasus pemberlakuan darurat militer Presiden Yoon Suk-yeol ke unit investigasi korupsi.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Kejaksaan Korea Selatan (Korsel) memutuskan untuk melimpahkan kasus pemberlakuan darurat militer Presiden Yoon Suk-yeol ke unit investigasi korupsi, demikian dilaporkan sejumlah media pada Rabu (18/12).Kejaksaan Agung Korsel berkonsultasi dengan Kantor Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi (Corruption Investigation Office for High-ranking Officials/CIO) dan memutuskan untuk mengalihkan kasus tersebut ke CIO.Kontroversi bermunculan atas investigasi terhadap Yoon, yang membuat berbagai badan investigasi bersaing untuk memimpin investigasi tersebut.Kejaksaan Korsel meluncurkan unit investigasi khusus untuk kasus Yoon, sementara CIO membentuk unit investigasi gabungan dengan kepolisian dan kementerian pertahanan.Unit investigasi gabungan ini akan menyelidiki tuduhan terhadap presiden yang dimakzulkan dan menteri dalam negeri Korsel, sementara unit investigasi khusus akan menyelidiki tuduhan terhadap pihak-pihak lain yang terlibat dalam pemberlakuan darurat militer.Yoon ditetapkan oleh badan investigasi sebagai tersangka atas tuduhan pemberontakan menyusul insiden pemberlakuan darurat militer pada 3 Desember malam waktu setempat yang dicabut oleh Majelis Nasional beberapa jam kemudian.Mosi pemakzulan kedua terhadap Yoon diloloskan oleh Majelis Nasional pada Sabtu (14/12) pekan lalu dan diserahkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) Korsel untuk dibahas hingga 180 hari, dan selama periode tersebut kekuasaan kepresidenan Yoon akan ditangguhkan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Penasihat khusus Korsel tuntut hukuman penjara 15 tahun untuk mantan PM karena bantu pemberontakan
Indonesia
•
28 Nov 2025

Menlu Iran sebut Teheran tidak minta gencatan senjata, tak ada alasan untuk bernegosiasi dengan AS
Indonesia
•
06 Mar 2026

Rusia sebut Ukraina coba serang Kremlin dengan ‘drone’, Kiev bantah terlibat
Indonesia
•
04 May 2023

Fokus Berita – Pakar sebut kepentingan Turkiye dan Iran menyatu untuk atasi konflik Gaza
Indonesia
•
30 Nov 2023


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
