
Jajak pendapat: 4 dari 5 pemilih khawatir AS akan makin tak terkendali usai insiden penembakan Trump

Seorang wanita berjalan di National Mall di Washington DC, Amerika Serikat, pada 29 Maret 2022. (Xinhua/Liu Jie)
Kekerasan politik dikhawatirkan meningkat menyusul percobaan pembunuhan terhadap mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye di Pennsylvania pada 13 Juli 2024.
New York City, AS (Xinhua/Indonesia Window) – Empat dari lima orang Amerika mencemaskan soal meningkatnya kekerasan politik menyusul percobaan pembunuhan terhadap mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, dan khawatir bahwa AS "menjadi makin tidak terkendali", demikian menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dilakukan pada Selasa (16/7).Trump selamat dari percobaan pembunuhan dalam sebuah acara kampanye di Pennsylvania pada Sabtu (13/7). Insiden penembakan itu menjadi tajuk utama yang menghebohkan di berbagai platform berita dan media sosial, serta menimbulkan guncangan politik di seluruh negara tersebut, yang hanya tinggal tiga bulan lagi akan menggelar pemilihan presiden (pilpres).Sekitar 84 persen pemilih dalam jajak pendapat tersebut mengatakan khawatir bahwa kelompok ekstremis akan melakukan tindakan kekerasan setelah pilpres November mendatang. Angka ini naik dari 74 persen pada hasil jajak pendapat sebelumnya pada Mei.Sekitar 80 persen pemilih di AS, yang mencakup pendukung Partai Demokrat maupun Republik, setuju bahwa "negara ini menjadi makin tidak terkendali."Hanya 5 persen responden yang mengatakan bahwa seseorang di dalam partai politiknya boleh melakukan kekerasan demi mencapai tujuan politik. Persentase tersebut turun dari 12 persen dalam jajak pendapat Reuters/Ipsos pada Juni 2023.Menurut jajak pendapat ini, kandidat presiden dari Partai Republik, Trump, unggul selisih atas Presiden Joe Biden dari Partai Demokrat, dengan 43 persen berbanding 41 persen.Hal ini menunjukkan bahwa upaya pembunuhan terhadap Trump tidak memicu perubahan besar dalam sentimen pemilih, kata Reuters setelah jajak pendapat itu.Dilakukan secara daring, jajak pendapat tersebut menyurvei 1.202 orang dewasa di seluruh penjuru AS, termasuk 992 pemilih terdaftar.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Di tengah serangan udara, 700.000 porsi makanan disalurkan setiap hari untuk warga Gaza
Indonesia
•
15 Aug 2026

Kejaksaan Korsel akan limpahkan kasus darurat militer Yoon ke Kantor Investigasi Korupsi
Indonesia
•
23 Dec 2024

Gedung Putih pertimbangkan blokade total minyak terhadap Kuba
Indonesia
•
24 Jan 2026

Kota Wuhan di China tengah kembali buka penerbangan langsung ke London
Indonesia
•
27 Aug 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
