
Zelensky sebut dirinya masih "siap meneken" kesepakatan mineral dengan AS

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang sedang berkunjung ke Inggris, di depan 10 Downing Street di London, Inggris, pada 1 Maret 2025. (Xinhua/Li Ying)
Meski pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump pekan lalu tidak berjalan mulus, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky masih bersedia untuk menjalin "dialog konstruktif" dengan AS.
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Ahad (2/3) menyampaikan bahwa dirinya masih "siap meneken" kesepakatan mineral dengan Amerika Serikat (AS).Meski pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump pekan lalu tidak berjalan mulus, dia masih bersedia untuk menjalin "dialog konstruktif" dengan AS, ungkap Zelensky kepada BBC usai menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) dengan para pemimpin Barat di London.Pernyataan Zelensky disampaikan setelah pertemuannya dengan Trump pada Jumat (28/2) berubah menjadi perdebatan sengit, yang berujung pada pembatalan perjanjian bahan baku bilateral yang telah direncanakan.Draf kesepakatan itu, seperti yang dilaporkan oleh media AS, mencakup pengadaan dana yang akan dimiliki bersama oleh Ukraina dan AS, di mana Ukraina akan menyumbangkan 50 persen pendapatannya dari monetisasi sumber daya alam di masa mendatang, termasuk mineral-mineral penting, minyak, dan gas.Menyusul KTT pada Ahad, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menuturkan bahwa para pemimpin di KTT itu telah menyepakati rencana empat langkah untuk menjamin perdamaian di Ukraina dan Inggris akan mengizinkan Ukraina untuk menggunakan pembiayaan ekspor Inggris senilai 1,6 miliar poundsterling guna membeli lebih dari 5.000 rudal pertahanan udara.*1 poundsterling = 20.865 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

AS tegaskan kembali komitmen terhadap Taiwan di tengah krisis Rusia-Ukraina
Indonesia
•
17 Feb 2022

Paul Biya kembali terpilih sebagai presiden Kamerun di usia 92 tahun
Indonesia
•
01 Nov 2025

Sedikitnya 15 orang tewas dalam penembakan massal di Universitas Charles Praha
Indonesia
•
22 Dec 2023

Gedung Putih: Kelompok payung Perlawanan Islam di Irak bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap pasukan AS di Yordania
Indonesia
•
01 Feb 2024


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

Ganggu penerbangan sipil, Israel minta pesawat militer AS tinggalkan bandara Ben Gurion
Indonesia
•
12 May 2026

Menteri kabinet senior Inggris desak PM Starmer tetapkan jadwal pengunduran dirinya
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026
