The Geopolitics: Kekerasan senjata api merundung AS

Tanda zona bebas senjata terlihat di dekat Times Square di New York, Amerika Serikat, pada 1 September 2022. (Xinhua/Michael Nagle)
“Kekerasan senjata api berubah menjadi krisis hak asasi manusia di AS. Lebih dari 39.000 pria, wanita, dan anak-anak terbunuh oleh senjata api di AS setiap tahun sebagai akibat dari akses yang mudah dan meluas untuk mendapatkan senjata api bagi individu dan keluarga, serta peraturan kepemilikan senjata yang makin longgar.”
New York City, AS (Xinhua) – Amerika Serikat (AS) dirundung oleh aksi kekerasan dengan senjata api yang bertubi-tubi. Sekolah, rumah sakit, gereja, pusat perbelanjaan, komunitas Muslim, dan warga kulit hitam tidak luput dari serangan senjata api, demikian menurut laporan dari The Geopolitics pada Minggu (26/2).Pemerintah AS mengizinkan warganya untuk memiliki 390 juta senjata api secara legal, dan "itulah sebabnya semua insiden semacam itu terjadi," kata laporan tersebut.Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Center for Disease Control and Prevention/CDC) AS, sekitar 4.300 anak tewas akibat tembakan senjata api pada 2020, naik 33,4 persen dibandingkan pada 2019.Kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian pada remaja di AS dalam beberapa tahun terakhir, dan disusul oleh kematian akibat serangan senjata api. "Penggunaan senjata api terus meningkat karena kurangnya pengawasan senjata api," sebut laporan itu."Namun, baik pemerintahan Partai Republik maupun Partai Demokrat tidak membuat perubahan besar dalam undang-undang senjata api," imbuh laporan itu."Kekerasan senjata api berubah menjadi krisis hak asasi manusia di AS. Lebih dari 39.000 pria, wanita, dan anak-anak terbunuh oleh senjata api di AS setiap tahun sebagai akibat dari akses yang mudah dan meluas untuk mendapatkan senjata api bagi individu dan keluarga, serta peraturan kepemilikan senjata yang makin longgar," demikian sebut laporan itu.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Mongolia Dalam di China utara berhasil atasi penggurunan
Indonesia
•
13 Jan 2023

Taliban larang wanita Afghanistan masuk universitas karena aturan berpakaian
Indonesia
•
23 Dec 2022

Acara memuliakan Ka’bah adalah pendekatan yang konsisten bagi Kerajaan
Indonesia
•
02 Aug 2023

Warga Gaza berusaha bangun kembali tempat tinggal mereka pascaketegangan militer
Indonesia
•
16 Aug 2022
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Kasus bunuh diri anak di Jepang catat rekor tertinggi pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026
