Angka kelahiran di Korsel naik selama 9 bulan berturut-turut pada Maret 2025

Para pejalan kaki melintas di sebuah jalan di Seoul, Korea Selatan, pada 9 Januari 2025. (Xinhua/Park Jintaek)
Kekhawatiran tetap ada pada generasi muda Korsel yang menunda atau memutuskan untuk tidak memiliki anak karena kesulitan ekonomi seperti harga rumah yang tinggi dan pengangguran berkepanjangan.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Angka kelahiran di Korea Selatan (Korsel) naik selama sembilan bulan berturut-turut di tengah penurunan populasi yang terus berlanjut, ungkap data kantor Statistics Korea pada Rabu (28/5).Jumlah bayi yang baru lahir naik 6,8 persen dari tahun sebelumnya menjadi 21.041 pada Maret, terus naik sejak Juli tahun lalu, menurut badan statistik Korea tersebut.Tingkat kesuburan total, atau jumlah anak yang dikandung oleh seorang wanita selama hidup, bertambah 0,04 menjadi 0,77 pada Maret, tetapi masih jauh di bawah tingkat penggantian 2,1 kelahiran per wanita untuk menjaga kestabilan populasi.Kekhawatiran tetap ada pada generasi muda yang menunda atau memutuskan untuk tidak memiliki anak karena kesulitan ekonomi seperti harga rumah yang tinggi dan pengangguran berkepanjangan.Angka kelahiran yang masih rendah memicu kekhawatiran akan adanya jurang demografi, yang mengacu pada penurunan tajam dalam jumlah kepala keluarga, yang pada akhirnya mengarah pada jurang konsumsi.Jumlah pernikahan naik 11,5 persen menjadi 19.181 pada Maret secara tahunan, sementara jumlah perceraian turun 3,2 persen menjadi 7.210.Jumlah kematian naik tipis 0,2 persen menjadi 31.141 pada Maret dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.Dipengaruhi oleh kematian yang lebih tinggi dan kelahiran yang masih rendah, penurunan populasi alami mencapai 10.100 pada bulan tersebut.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Feature – Pengungsi Lebanon terjebak di antara harapan dan trauma perang di tengah serangan Israel
Indonesia
•
21 Oct 2024

Hong Kong cabut mandat pemakaian masker mulai 1 Maret
Indonesia
•
01 Mar 2023

Kotak hitam pesawat Nepal yang jatuh ditemukan, 4 korban masih dicari
Indonesia
•
16 Jan 2023

Gelombang panas tak berkesudahan terus melanda AS
Indonesia
•
21 Jul 2023
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026
