
Kemnaker gandeng Boga Group perluas akses kerja bagi lansia

Kementerian Ketenagakerjaan RI
Melalui Program Lansia Aktif, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong dunia usaha untuk membuka akses kerja yang lebih inklusif bagi tenaga kerja lanjut usia.
Jakarta (Indonesia Window) – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng Boga Group untuk menghadirkan kesempatan kerja bagi lansia berusia 60 tahun ke atas melalui Program Lansia Aktif.
Kolaborasi ini merupakan upaya memperluas akses kerja bagi lansia agar tetap produktif dan berdaya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Estiarty Haryani, mengatakan Program Lansia Aktif merupakan langkah strategis untuk merespons meningkatnya jumlah penduduk lansia di Indonesia.
Melalui program tersebut, Kemnaker mendorong dunia usaha untuk membuka akses kerja yang lebih inklusif bagi tenaga kerja lanjut usia.
"Kemnaker terus mengajak dunia usaha untuk memperluas akses kerja bagi tenaga kerja lanjut usia. Program Lansia Aktif ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif dan ramah bagi lansia," ujar Estiarty Haryani melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Jumat (5/6/2026).
Pendaftaran program ini dibuka pada 3–8 Juni 2026. Posisi yang tersedia adalah server (pramusaji) dengan lokasi penempatan di Batam, Tangerang, Jakarta, Bekasi, Purwokerto, Surabaya, dan Bali.
Untuk mendukung aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pelamar diwajibkan bersedia menjalani tes elektrokardiogram (EKG) serta memperoleh persetujuan dari keluarga untuk bekerja.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi antara lain berusia 60 tahun ke atas, berpendidikan minimal SMA/SMK sederajat, mampu berkomunikasi dengan baik, serta memiliki kondisi fisik yang memadai untuk menjalankan pekerjaan.
Bagi pelamar yang lolos seleksi dan diterima bekerja, Boga Group akan memberikan kompensasi dan fasilitas kerja sesuai ketentuan perusahaan, termasuk gaji bulanan dan tunjangan makan karyawan.
Skema kerja juga telah disesuaikan dengan kebutuhan lansia. Para pekerja akan bekerja selama lima hari dalam seminggu dengan durasi kerja lima jam per hari, termasuk satu jam waktu istirahat.
Adapun tugas utama posisi tersebut meliputi menerima pesanan pelanggan, menyajikan hidangan, serta menjaga kebersihan area meja makan setelah digunakan.
Kemnaker berharap program percontohan ini dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk membuka ruang bagi tenaga kerja senior, sekaligus mengoptimalkan potensi lansia yang masih ingin berkontribusi secara aktif di dunia kerja dan masyarakat.
Adapun informasi dan pendaftaran Program Lansia Aktif dapat diakses secara daring melalui tautan bit.ly/bogakemnakerlansia6.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

BNPB: Korban meninggal gempa NTT capai 91 jiwa, pengungsi 161.084 orang
Indonesia
•
23 Aug 2026

Kementerian ESDM prioritaskan pemenuhan listrik
Indonesia
•
14 Nov 2019

Morula Indonesia dan jaringan rumah sakit reproduksi asal China jalin kerja sama strategis
Indonesia
•
04 Apr 2024

BPS catat jumlah kunjungan wisman melonjak hingga 1.973,6 persen pada Juni
Indonesia
•
01 Aug 2022


Berita Terbaru

China-Indonesia perkuat diplomasi parlemen, kerja sama substantif jadi sasaran
Indonesia
•
21 Sep 2026

Pemerintah siapkan produksi E20 dalam dua tahun, tebu jadi sumber etanol
Indonesia
•
20 Sep 2026

ADB setujui 11,51 triliun rupiah untuk indonesia, fokus pada fiskal, digitalisasi, dan layanan publik
Indonesia
•
19 Sep 2026

Kemnaker bekali penyandang disabilitas keterampilan membuat jus sehat
Indonesia
•
18 Sep 2026
