
Presiden bentuk satgas percepatan rehabilitasi, rekonstruksi pascabencana Sumatra

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dalam keterangannya pada Selasa, 6 Januari 2026, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi terdampak bencana. (Sekretariat Kabinet RI)
Satuan tugas untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat berfokus pada pembangunan hunian yang layak bagi para warga terdampak.
Jakarta (Indonesia Window) – Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas / Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pascabencana di provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.Pembentukan satuan tugas tersebut dipimpin langsung oleh kepala negara dalam sebuah taklimat awal tahun yang diikuti seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 6 Januari 2026.Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dalam keterangannya kepada awak media usai mengikuti acara tersebut, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menunjuk Menteri Dalam Negeri (mendagri) Tito Karnavian sebagai ketua satuan tugas tersebut.“Beliau menunjuk Bapak Jenderal Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri sebagai Ketua Satgas yang didampingi oleh Wakil Ketua Satgas, Bapak Richard Tampubolon. Kemudian juga dibantu oleh dewan pengarah yang akan diketuai Menteri Koordinator BIdang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK),” ujarnya.Menurut Menteri Prasetyo, penunjukan mendagri sebagai ketua satgas didasarkan pada luasnya wilayah terdampak yang mencakup tiga provinsi.“Dalam kapasitas beliau sebagai menteri dalam negeri, bapak presiden memiliki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah pak mendagri dapat dikoordinasikan dengan lebih baik,” jelasnya.Terkait target kerja, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa satgas akan bekerja secepat-cepatnya sesuai tahapan yang telah ditetapkan.Sementara target prioritas pemerintah dalam satuan tugas tersebut, katanya, berfokus pada pembangunan hunian yang layak bagi para warga terdampak, ungkap Sekretariat Kabinet RI dalam situs jejaringnya Rabu.“Kalau target ya secepat-cepatnya. Kan tahap-tahapannya juga sudah ada ya. Untuk prioritas pertama tentunya adalah sesegera mungkin dibangun sebanyak-banyaknya hunian-hunian bagi saudara-saudara kita yang sekarang masih ada di pengungsian,” katanya.Lebih lanjut, Prasetyo menyampaikan bahwa sejumlah pihak mulai dari kementerian/lembaga, Polisi Republik Indonedsia (Polri), hingga Danantara (Daya Anagata Nusantara) terlibat aktif dalam upaya pemulihan.Sementara Kementerian Pekerjaan Umum, menurut Prasetyo telah merencanakan penanganan berdasarkan data kerusakan.“Untuk yang rusak ringan dan rusak sedang dalam waktu secepat-cepatnya untuk direalisasikan kompensasi, supaya saudara-saudara kita bisa segera memperbaiki rumahnya masing-masing dan kembali dari pengungsian, kembali ke kediaman masing-masing,” tuturnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kereta Cepat Jakarta-Bandung jadi model kerja sama saling menguntungkan
Indonesia
•
24 May 2023

690 juta orang di dunia kelaparan, 3 miliar tak mampu beli makanan sehat
Indonesia
•
30 Jun 2021

Presiden Prabowo Subianto umumkan susunan Kabinet Merah-Putih, di Istana Merdeka, Jakarta
Indonesia
•
21 Oct 2024

Indonesia-Malaysia sepakat mulai ‘vaccinated travel lanes’
Indonesia
•
10 Nov 2021


Berita Terbaru

Patrialis Akbar ingatkan hakim: Salah memutus perkara, pertanggungjawabannya hingga akhirat
Indonesia
•
12 Aug 2026

Program Magang Nasional 2026 dibuka, pemerintah siapkan 150 ribu kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi
Indonesia
•
11 Aug 2026

Analisis – Ke mana mengalirnya uang jemaah haji Indonesia? Ada potensi ekonomi yang bisa kembali ke Tanah Air (2 dari 3 tulisan)
Indonesia
•
08 Aug 2026

Analisis – Ke mana mengalirnya uang jemaah haji Indonesia? Ada potensi ekonomi yang bisa kembali ke Tanah Air (selesai)
Indonesia
•
08 Aug 2026
