
Studi sebut Jerman terancam alami kerugian parah akibat perubahan iklim

Area tepi Sungai Rhine tampak terendam luapan air di Cologne, Jerman barat, pada 15 Juli 2021. (Xinhua/Tang Ying)
Kerugian akibat perubahan iklim di Jerman bisa mencapai 900 miliar euro pada 2050, yang akan mengiringi gangguan kesehatan, kematian akibat gelombang panas dan banjir, tekanan pada ekosistem, hilangnya keanekaragaman hayati, dan penurunan kualitas hidup.
Berlin, Jerman (Xinhua) – Jerman terancam mengalami kerugian hingga 900 miliar euro pada 2050 akibat dampak berbagai kerusakan terkait perubahan iklim terhadap perekonomiannya, menurut sebuah studi yang dirilis pada Senin (6/3).Bahkan skenario kasus terbaik yang hanya memperhitungkan kenaikan moderat pada suhu memperkirakan kerugian mencapai sekitar 280 miliar euro selama periode yang sama, menurut studi yang dilakukan bersama oleh Kementerian Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim (BMWK) dan Kementerian Lingkungan Hidup, Konservasi Alam, Keselamatan Nuklir, dan Perlindungan Konsumen (BMUV) Jerman.Selain efek yang dapat diukur secara finansial, akan ada "banyak gangguan kesehatan, kematian akibat gelombang panas dan banjir, tekanan pada ekosistem, hilangnya keanekaragaman hayati, dan penurunan kualitas hidup," menurut dua kementerian tersebut.
Sebuah fasilitas jaringan listrik tegangan tinggi terlihat dalam foto yang diabadikan pada 9 Januari 2023 di Berlin, Jerman. (Xinhua/Ren Pengfei)
Peralatan pemuatan beroperasi di fasilitas penyimpanan batu bara sebuah pembangkit listrik termal di Berlin, Jerman, pada 9 Januari 2023. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kelangkaan bahan bakar di Gaza lumpuhkan pompa air dan ancam operasional RS
Indonesia
•
11 Jul 2025

Hakim senior sebut China akan tingkatkan perlindungan hukum terhadap HAKI
Indonesia
•
20 Oct 2022

UA luncurkan kampanye untuk genjot akses pendidikan bagi anak perempuan di seluruh Afrika
Indonesia
•
23 Feb 2024

Korban tewas akibat cuaca ekstrem berkepanjangan di Brasil selatan bertambah jadi 161 orang
Indonesia
•
24 May 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
