
Pejabat senior sebut Afrika Selatan akan lebih perkuat hubungan dengan BRICS

Foto ini menunjukkan sebuah forum parlementer BRICS yang digelar melalui tautan video di Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, pada 6 September 2022. (Xinhua/Zhang Ling)
Ketua BRICS 2023 akan dipegang oleh Afrika Selatan, menggantikan China, dengan tujuan meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan Afrika Selatan di masa depan, serta untuk memperkuat hubungan intra-BRICS dan kerja sama yang saling menguntungkan.
Johannesburg, Afrika Selatan (Xinhua) – Afrika Selatan berencana untuk lebih meningkatkan kemitraan BRICS (lima ekonomi berkembang terkemuka: Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) saat negara tersebut memegang posisi presidensi BRICS pada 2023, kata seorang pejabat senior pemerintah pada Senin (12/12).Menteri Hubungan Internasional dan Kerja Sama Afrika Selatan Naledi Pandor menyampaikan pernyataan tersebut saat memberi pengarahan kepada awak media, mengatakan bahwa Afrika Selatan akan menjadi ketua BRICS pada 1 Januari 2023, menggantikan China."Tujuan utama keterlibatan Afrika Selatan dalam BRICS adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan Afrika Selatan di masa depan, serta untuk memperkuat hubungan intra-BRICS dan kerja sama yang saling menguntungkan," kata Pandor.Afrika Selatan akan terus menekankan kerja sama konkret yang berkontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung pada prioritas Afrika Selatan yang lebih baik, Afrika yang lebih baik, dan dunia yang lebih baik melalui kemitraannya dengan para pemain penting dalam isu-isu yang berkaitan dengan tata kelola global serta reformasi dan pembangunannya, ujar sang menteri.Pandor menyatakan bahwa Afrika Selatan akan berkonsultasi dengan mitra BRICS lainnya untuk menjadwalkan konferensi tingkat tinggi dan pertemuan serta acara lainnya berdasarkan konsensus."Kami akan fokus memberikan kepemimpinan strategis selama masa jabatan sebagai ketua BRICS, dalam konsultasi yang erat dengan anggota lainnya, berdasarkan agenda ketua, prioritas, dan keputusan yang telah disepakati sebelumnya," sebut Pandor.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Gaharu, si wangi abadi, bernilai bisnis fantastis
Indonesia
•
25 Apr 2026

KPMI gelar Weekend Berkah sambil timba ilmu di Vivo Mall, pertama di Bogor
Indonesia
•
22 Oct 2025

Inflasi di Argentina sentuh 98,8 persen pada Januari 2023
Indonesia
•
17 Feb 2023

WTO: Perdagangan global tetap tangguh di tengah konflik Rusia-Ukraina
Indonesia
•
24 Feb 2023


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
