
Khotbah Arafah akan disampaikan oleh Sheikh Youssef bin Muhammad

Cendekiawan Islam Saudi terkemuka dan anggota Dewan Cendekiawan Senior, Sheikh Youssef bin Muhammad bin Saeed akan menyampaikan khotbah Arafah untuk ibadah haji tahun ini. (Foto: Istimewa)
Khotbah Arafah akan disampaikan oleh Sheikh Youssef bin Muhammad Bin Saeed untuk ibadah haji tahun ini.
Jakarta (Indonesia Window) – Cendekiawan Islam Saudi terkemuka dan anggota Dewan Cendekiawan Senior, Sheikh Youssef bin Muhammad bin Saeed akan menyampaikan khotbah Arafah untuk ibadah haji tahun ini.Sheikh Maher bin Hamad Al-Muaiqly, imam dan pengkhotbah Masjidil Haram, akan menjadi imam cadangan. Otoritas tertinggi Saudi telah mengeluarkan perintah terkait hal ini, kata Presiden Pusat Komunikasi Islam Arab Saudi, Faheem H. Alhamid, kepada Indonesia Window melalui pesan layanan singkat, Selasa.Sheikh Youssef bin Muhammad Bin Saeed pernah menjadi pengajar di Masjidil Haram di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah, dan beberapa masjid lainnya.Dia yang bekerja sebagai khatib di sejumlah masjid dan tempat sholat Ied selama lebih dari 20 tahun juga berpartisipasi dalam program-program dari berbagai kementerian dan universitas.Sheikh Bin Saeed memegang sejumlah posisi, termasuk anggota Dewan Cendekiawan Senior.Dia yang diangkat sebelumnya sebagai wakil menteri Urusan Islam untuk jangka waktu empat tahun menjabat sebagai profesor, associate professor, asisten profesor, dosen, dan asisten pengajar, selain berbagai posisi akademik di Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud.Sheikh Bin Saeed juga menjabat dalam berbagai kapasitas lain seperti ketua Komite Keamanan Siber di Kementerian Urusan Islam, ketua Komite Kompetisi Alquran di kementerian, wakil ketua Komite Haji di kementerian, dan Ketua Panitia Penerjemahan Al-Qur'an di Komplek Percetakan Al-Qur'an Raja Fahd.Sheikh Bin Saeed menghafal Al-Qur'an sejak usia dini. Gurunya termasuk ulama terkenal seperti mantan Mufti Agung Saudi Sheikh Abdulaziz bin Abdullah bin Baz, dan Mufti Agung Sheikh Abdulaziz bin Abdullah Al-Sheikh.Ia memperoleh gelar sarjana dari College of Fundamentals of Religion di Riyadh dan gelar master dan Ph.D. Ia juga penulis lebih dari 30 buku.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Patung Buddha yang ditemukan di Mesir menunjukkan hubungan India kuno
Indonesia
•
03 May 2023

Bank Dunia dorong strategi gender, luncurkan target baru untuk 2030
Indonesia
•
26 Oct 2024

Kantor berita OKI diharapkan tingkatkan konten masyarakat Muslim
Indonesia
•
17 May 2020

COVID-19 – Badan medis tertinggi Australia tolak pencabutan masa isolasi wajib
Indonesia
•
08 Oct 2022


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
