
Kedubes China untuk Indonesia: Pengumuman AS mengenai "klaim maritim ekspansif China" di Laut China Selatan adalah bohong

Foto dari udara yang diabadikan pada 13 Juli 2020 ini memperlihatkan sebuah kapal ekspedisi di Laut China Selatan. (Xinhua/Zhang Liyun)
“Klaim maritim ekspansif China di Laut China Selatan tidak selaras dengan hukum internasional sebagaimana tercantum dalam Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut”, tidak ditemukan dalam rilis pers Kementerian Pertahanan Indonesia.
Jakarta (Xinhua) – Seorang juru bicara (jubir) dari Kedutaan Besar Republik Rakyat China untuk Republik Indonesia pada Sabtu (26/8) menyampaikan bahwa pernyataan Amerika Serikat (AS) yang menyebutkan, "AS dan Indonesia menyepakati klaim maritim ekspansif China di Laut China Selatan tidak selaras dengan hukum internasional sebagaimana tercantum dalam Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut" adalah bohong, karena pernyataan dari pihak Indonesia sama sekali tidak menyebut hal yang sama.Saat menjawab pertanyaan dari sejumlah wartawan lokal mengenai pernyataan yang berasal dari Kementerian Pertahanan AS itu, sang jubir menyatakan sudah memperhatikan pernyataan tersebut, namun diinformasikan dari pihak Indonesia bahwa apa yang disebut dalam pernyataan pihak AS tidaklah benar. Sebenarnya, sama sekali tidak menyebut hal yang sama dalam rilis pers Kementerian Pertahanan Indonesia.China, Indonesia, dan negara-negara lain di kawasan ini berbagi aspirasi dan kepentingan yang sama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan dan bekerja sama untuk pembangunan, ujar jubir itu.Jubir kedubes tersebut menambahkan bahwa negara-negara di luar kawasan ini seharusnya menghormati aspirasi dan kepentingan itu dan China menentang sejumlah negara tertentu yang mengadu domba dan terus membuat masalah, yang sangat merugikan kesejahteraan masyarakat di kawasan ini.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia serukan rekonsiliasi Afghanistan dengan solidaritas, libatkan perempuan
Indonesia
•
24 Aug 2021

Bertemu Biden, Jokowi ajak kemitraan Indonesia-AS berkontribusi untuk perdamaian global
Indonesia
•
14 Nov 2023

Pembangunan smelter tembaga Freeport Indonesia di Gresik capai 34,9 persen
Indonesia
•
01 Aug 2022

Polri: 2 orang tewas dalam kecelakaan kereta teknis KCJB di Bandung
Indonesia
•
19 Dec 2022


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
