
Laporan ungkap Asia tetap jadi pusat litbang dan inovasi global

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 19 September 2024 ini menunjukkan pemandangan Zona Kerja Sama Inovasi Sains dan Teknologi Shenzhen-Hong Kong Hetao yang terletak di dua sisi Sungai Shenzhen di China selatan. (Xinhua/Mao Siqian)
Klaster Tokyo-Yokohama di Jepang menonjol sebagai pusat iptek terbesar dan dengan kinerja terbaik di dunia.
Shenzhen, China (Xinhua/Indonesia Window) – Asia secara bertahap telah berkembang menjadi pusat penelitian dan pengembangan (litbang) serta inovasi global, yang ditandai dengan peningkatan signifikan dalam jumlah maupun kualitas klaster inovasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), menurut sebuah laporan yang dirilis pada Jumat (17/1).Forum Boao untuk Laporan Inovasi Asia (Boao Forum for Asia Innovation Report) 2024 diselenggarakan bersama oleh Forum Boao untuk Akademi Asia (Boao Forum for Asia Academy) dan Deloitte China.Laporan tersebut mengungkapkan bahwa pada 2023, sebanyak 100 klaster iptek teratas sebagian besar terkonsentrasi di Asia Timur, Eropa Barat, dan Amerika Utara. Di antara klaster-klaster tersebut, klaster Tokyo-Yokohama di Jepang menonjol sebagai pusat iptek terbesar dan dengan kinerja terbaik di dunia.Selain itu, klaster Kawasan Teluk Besar (Greater Bay Area/GBA) Guangdong-Hong Kong-Makau telah meraih pengakuan internasional yang semakin meningkat atas prestasinya dalam inovasi teknologi industri, menurut laporan itu.Laporan tersebut juga menuturkan bahwa Asia Timur memimpin dalam pengajuan paten global, terhitung 62,6 persen dari total pengajuan paten dunia.China menduduki peringkat pertama secara global dalam hal pengajuan dan pemberian paten, dengan 1,677 juta pengajuan dan 920.800 pemberian paten pada 2023. China, Jepang, dan Korea Selatan mendominasi dalam paten kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan teknologi komunikasi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Teknologi toilet pengompos untuk tingkatkan sanitasi
Indonesia
•
22 Sep 2019

Terowongan bawah air pertama di Asia Selatan tandai penyelesaian parsial di Bangladesh
Indonesia
•
28 Nov 2022

Data wahana pendarat InSight NASA jadi pengamatan pertama terhadap inti Mars
Indonesia
•
01 May 2023

Perubahan iklim hancurkan setengah terumbu karang raksasa Australia
Indonesia
•
18 Oct 2020


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
