
Kolaborasi dengan China jadi kunci untuk wujudkan ambisi inovasi dan teknologi Malaysia

Sebuah pengujian untuk layar diode pemancar cahaya organik (organic light emitting diode/OLED) terlihat di Rayvision Technology Co., Ltd di Kawasan Industri Qinzhou China-Malaysia di Qinzhou, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, pada 13 Juni 2024. (Xinhua/Zhang Ailin)
Kolaborasi dengan China adalah kunci untuk mewujudkan ambisi inovasi dan teknologi Malaysia serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kedua negara.
Kuala Lumpur, Malaysia (Xinhua/Indonesia Window) – Kolaborasi dengan China adalah kunci untuk mewujudkan ambisi inovasi dan teknologi Malaysia serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kedua negara, kata seorang pejabat Malaysia.Kerja sama semacam itu juga sejalan dengan upaya Malaysia untuk mempererat hubungan dengan Global South dan partisipasinya dalam kelompok-kelompok seperti BRICS, di mana China berperan sebagai penggerak utama, kata Ketua Asosiasi Promosi Teknologi Malaysia-China (Malaysia-China Technology Promotion Association) Lee Chean Chung pada Kamis (31/10) dalam pernyataannya di Forum Kerja Sama Inovasi dan Industri Teknologi Malaysia-China (Malaysia-China Technology Innovation and Industry Cooperation Forum)."Kami berkumpul dengan tujuan yang sama, yaitu untuk memperdalam kolaborasi, membangkitkan inovasi, dan memajukan progres teknologi antara Malaysia dan China," katanya, seraya menyatakan bahwa forum-forum semacam ini memberikan ruang untuk mengubah potensi menjadi pencapaian nyata yang akan mendongkrak industri, memperkuat ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat."Sebagai emerging market, Malaysia secara aktif mengeksplorasi peluang untuk bergabung dengan kerangka kerja sama BRICS. Dengan berintegrasi dengan model BRICS, kami ingin memperluas jangkauan global kami dan memperdalam hubungan dengan negara-negara besar, termasuk China... Kerangka kerja sama ini tidak hanya membuka pintu bagi pertumbuhan baru, tetapi juga mendorong kesejahteraan bersama, terutama yang menguntungkan negara-negara di Global South," imbuhnya.
Foto yang diabadikan menggunakan drone pada 13 Juni 2024 ini menunjukkan pabrik Alliance Steel (M) Sdn. Bhd. di Kawasan Industri Kuantan Malaysia-China (Malaysia-China Kuantan Industrial Park/MCKIP) di Negara Bagian Pahang, Malaysia. (Xinhua/Cheng Yiheng)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kepala eksekutif Makau fokus pemulihan ekonomi dan diversifikasi di Tahun Kelinci
Indonesia
•
22 Jan 2023

Swiss prioritaskan Indonesia dalam program kerja sama 2021-2024
Indonesia
•
12 Aug 2021

Airbus kirim 142 pesawat komersial ke China pada 2021, terbesar di dunia
Indonesia
•
24 Feb 2022

Indonesia–AS sepakati penurunan tarif, Presiden Prabowo: Kita lindungi pekerja, kepentingan rakyat
Indonesia
•
18 Jul 2025


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
