Komisaris HAM PBB kutuk serangan Israel yang tewaskan wanita dan anak-anak di Rafah

Warga terlihat di antara puing-puing sebuah bangunan yang hancur di Kota Rafah di Jalur Gaza selatan pada 20 April 2024. Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza akibat serangan Israel bertambah menjadi 34.049 orang, menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas pada Sabtu (20/4). (Xinhua/Khaled Omar)
Komisaris HAM PBB menyerukan tindakan segera untuk menghentikan penderitaan di Rafah, dan menyerukan investigasi independen terhadap laporan kuburan massal dan penghancuran fasilitas medis.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (HAM) Volker Turk mengutuk keras serangan Israel baru-baru ini di Rafah yang mengakibatkan tewasnya banyak wanita dan anak-anak.Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (23/4), Turk juga memperingatkan agar tidak melakukan serangan besar-besaran ke wilayah yang dihuni lebih dari 1,2 juta warga sipil, mengatakan bahwa hal tersebut akan melanggar hukum kemanusiaan dan HAM internasional, yang kemungkinan berujung pada terjadinya lebih banyak kekejaman.
Anak-anak terlihat di sebuah kamp di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 5 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Seorang wanita Palestina mengunjungi kompleks pemakaman massal untuk warga yang tewas dalam konflik Israel-Hamas di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 10 April 2024. Kementerian Kesehatan di Gaza pada Rabu (10/4) mengatakan bahwa jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel yang masih berlangsung bertambah menjadi 33.482. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Media AS: RSV, COVID-19, dan flu sebabkan rumah sakit di AS kewalahan
Indonesia
•
23 Nov 2022

AS laporkan lebih dari 15.000 kasus cacar monyet di seluruh 50 negara bagian
Indonesia
•
24 Aug 2022

Apotek di AS batasi penjualan obat anak di tengah ‘tripledemic’
Indonesia
•
21 Dec 2022

Tim arkeolog temukan 150 gambar cadas prasejarah di Pulau Kisar, Maluku
Indonesia
•
23 Sep 2021
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026
