
Konstelasi satelit komersial China akan sediakan layanan internet untuk Brasil

Foto yang diabadikan pada 4 September 2024 ini menunjukkan pemandangan sebuah situs peluncuran wahana antariksa komersial di Wenchang, Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/Yang Guanyu)
Konstelasi Spacesail akan memulai layanan internet satelit di seluruh dunia pada 2025, memfasilitasi bidang-bidang seperti transportasi, energi baru, kota pintar, pertanian pintar, bantuan bencana darurat, dan ekonomi ketinggian rendah.
Shanghai, China (Xinhua/Indonesia Window) – Konstelasi satelit komersial China, Spacesail, akan menyediakan layanan komunikasi satelit untuk Brasil dan akses internet pita lebar (broadband) untuk daerah-daerah terpencil dan kurang terlayani di negara itu.Layanan ini akan diberikan melalui kemitraan antara pengembang konstelasi Shanghai Spacesail Technologies Co., Ltd. dan Telebras, sebuah perusahaan telekomunikasi Brasil, menurut nota kerja sama yang ditandatangani oleh kedua perusahaan pada Rabu (20/11).Nota tersebut menyebutkan bahwa layanan komersial untuk Brasil akan secara resmi dimulai pada 2026. Kerja sama ini menandai peluncuran resmi bisnis perusahaan China itu di luar negeri.Spacesail adalah megakonstelasi orbit rendah Bumi dengan pita frekuensi penuh serta desain multilapisan dan multiorbit. Pembangunan jaringan komersialnya secara resmi diluncurkan pada 6 Agustus 2024.Saat ini, konstelasi ini memiliki 36 satelit operasional di orbit. Satelit-satelit tersebut telah menyelesaikan uji coba layanan terkait dan terbukti mampu menyediakan layanan komunikasi broadband.Konstelasi Spacesail akan memulai layanan internet satelit di seluruh dunia pada 2025, memfasilitasi bidang-bidang seperti transportasi, energi baru, kota pintar, pertanian pintar, bantuan bencana darurat, dan ekonomi ketinggian rendah.Shanghai Spacesail Technologies Co., Ltd. telah memulai negosiasi bisnis dengan lebih dari 30 negara untuk mempromosikan penerapan komersial global dan layanan konstelasinya.Saat ini China memiliki 1.059 satelit di orbit, dengan 492 di antaranya merupakan satelit komersial. Per akhir Juni tahun ini, sebanyak 546 perusahaan antariksa komersial telah terdaftar dan secara efektif beroperasi di China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Rusia luncurkan roket dengan muatan yang dapat digunakan kembali pada 2026
Indonesia
•
09 Oct 2020

Peneliti China ungkap peran sumber panas perkotaan dalam memperparah peristiwa panas ekstrem
Indonesia
•
20 Dec 2025

Studi baru ilmuwan China singkap evolusi awal mamalia
Indonesia
•
13 Apr 2024

Fokus Berita – Penambang modern buka jalan bagi transformasi pintar di pusat batu bara China
Indonesia
•
12 Feb 2024


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
