China sebut AS bertanggung jawab atas gagalnya konsultasi pengendalian senjata

Gedung Putih tampak diselimuti kabut di Washington DC, Amerika Serikat, pada 29 Juni 2023. (Xinhua/Aaron Schwartz)
Konsultasi pengendalian senjata dan nonproliferasi antara Amerika Serikat dan China ditangguhkan karena pihak AS dinilai telah melakukan tindakan yang secara serius merugikan kepentingan inti China dan merusak rasa saling percaya di antara kedua pihak, sehingga mengganggu suasana politik yang diperlukan untuk melanjutkan pertemuan tersebut.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Pihak Amerika Serikat (AS) memikul tanggung jawab penuh atas penangguhan putaran baru konsultasi pengendalian senjata dan nonproliferasi dengan China, ungkap Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Lin Jian pada Rabu (17/7).Pernyataan tersebut disampaikan Lin dalam sebuah konferensi pers harian saat diminta berkomentar soal tudingan beberapa pejabat AS yang mengatakan bahwa China menolak terlibat dalam konsultasi tersebut.Lin menuturkan bahwa selama beberapa waktu, pihak AS terus menjual senjata ke Taiwan, meskipun China sudah menentang dengan tegas dan memberikan peringatan berulang kali. Selain itu, pihak AS juga telah melakukan tindakan yang secara serius merugikan kepentingan inti China dan merusak rasa saling percaya di antara kedua pihak, sehingga mengganggu suasana politik yang diperlukan untuk melanjutkan konsultasi pengendalian senjata."Atas alasan ini, China memutuskan untuk menangguhkan pembicaraan dengan AS perihal putaran baru konsultasi pengendalian senjata dan nonproliferasi, dan tanggung jawab terkait situasi ini diemban sepenuhnya oleh pihak AS," urai Lin.China siap menjalin komunikasi dengan AS perihal isu-isu pengendalian senjata internasional berdasarkan rasa saling menghormati, koeksistensi damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan, namun pihak AS harus menghormati kepentingan inti China dan menciptakan kondisi yang diperlukan untuk melakukan dialog dan pertukaran antara kedua pihak, imbuh jubir tersebut.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Ukraina berlakukan rezim visa, Rusia pertimbangkan langkah balasan
Indonesia
•
10 Sep 2022

Israel kembali lancarkan serangan di pinggiran selatan Beirut usai seruan evakuasi
Indonesia
•
18 Nov 2024

Turki akan luncurkan serangan militer terhadap Pasukan Demokratik Suriah
Indonesia
•
05 Oct 2019

Foreign Affairs: Memori era dominasi hambat kebijakan luar negeri AS
Indonesia
•
19 Jul 2023
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
