
Konsumsi listrik China naik 3,6 persen pada 2022

Foto dari udara yang diabadikan pada 25 Agustus 2022 ini menunjukkan pemandangan pembangkit listrik fotovoltaik terapung Maowei di atas permukaan air di Gucheng yang terletak di wilayah Yingshang, Provinsi Anhui, China timur. (Xinhua/Huang Bohan)
Konsumsi listrik di China meningkat 3,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi hampir 8,64 triliun kilowatt-jam (kWh) pada tahun lalu.
Beijing, China (Xinhua) – Konsumsi listrik di China, sebuah barometer utama dari kegiatan ekonomi, mempertahankan pertumbuhan yang stabil pada 2022, tunjuk data resmi.Penggunaan listrik meningkat 3,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi hampir 8,64 triliun kilowatt-jam (kWh) pada tahun lalu, menurut Administrasi Energi Nasional (National Energy Administration) China.Konsumsi listrik di industri primer tumbuh 10,4 persen (yoy) pada 2022. Listrik yang dikonsumsi oleh industri sekunder dan tersier masing-masing naik 1,2 persen dan 4,4 persen.Konsumsi listrik rumah tangga mencatat peningkatan sebesar 13,8 persen (yoy) selama periode itu.Energi bersih
Pasokan energi China mendapatkan dukungan besar dari energi angin dan surya berkat perluasan skala yang berkelanjutan.Pada 2022, kapasitas pembangkit listrik tenaga angin dan surya yang baru terpasang mencapai 120 juta kW, dan kapasitas terpasang kumulatif melampaui 700 juta kW pada akhir tahun lalu, tunjuk data dari Administrasi Energi Nasional (National Energy Administration/NEA).Kapasitas pembangkit listrik tenaga angin dan surya yang baru terpasang menyumbang 78 persen dari kapasitas pembangkit yang baru terpasang di negara itu tahun lalu, menjadikannya pembangkit listrik utama di China.Pada 2022, pembangkit listrik tenaga angin dan surya yang baru ditambahkan mencakup lebih dari 55 persen pembangkit listrik baru di negara itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden harap program bioetanol tebu dorong peningkatan kualitas tebu
Indonesia
•
04 Nov 2022

Penggunaan energi terbarukan 13,4 persen pada 2020
Indonesia
•
31 Jan 2020

PM Singapura peringatkan "resesi besar-besaran" tak dapat dikesampingkan pascatarif AS
Indonesia
•
03 May 2025

Tarif AS untuk baja dan aluminium picu kecaman keras di seluruh Eropa
Indonesia
•
14 Feb 2025


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
