
PM Singapura peringatkan "resesi besar-besaran" tak dapat dikesampingkan pascatarif AS

Kapal-kapal peti kemas berlabuh di terminal peti kemas Pasir Panjang di Singapura pada 31 Januari 2024. (Xinhua/Then Chih Wey)
Perlambatan pertumbuhan ekonomi saat ini sedang dirasakan di Singapura menyusul ketegangan global pascapemberlakuan tarif Amerika Serikat belakangan ini, dengan potensi "resesi besar-besaran" tidak dapat dikesampingkan.
Singapura (Xinhua/Indonesia Window) – Perlambatan pertumbuhan ekonomi saat ini sedang dirasakan di Singapura menyusul ketegangan global pascapemberlakuan tarif Amerika Serikat (AS) belakangan ini, dengan potensi "resesi besar-besaran" tidak dapat dikesampingkan, kata Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong pada Kamis (1/5) dalam May Day Rally."Sejauh ini, Singapura belum menjadi sorotan, tetapi bisa dipastikan kita juga akan mendapat sorotan yang lebih besar," katanya. Pada April lalu, Presiden AS Donald Trump memperkenalkan "tarif dasar minimum" sebesar 10 persen untuk semua impor, termasuk yang berasal dari Singapura.Dampaknya terhadap bisnis "nyata dan terus berkembang," kata Wong, seraya menyoroti pembatalan atau penundaan pesanan, penundaan investasi, dan pengurangan operasi. "Amerika sudah merasakannya. Dampak ini akan dirasakan di seluruh dunia, dan akan melanda Singapura juga," imbuhnya.
Kendaraan-kendaraan mengantre di loket pemeriksaan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat di perlintasan perbatasan Peace Arch di Surrey, British Columbia, Kanada, pada 10 April 2025. (Xinhua/Liang Sen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kapal udara berawak AS700 China rampungkan demonstrasi penerbangan di ketinggian rendah
Indonesia
•
03 Aug 2024

Peru ingin belajar pengembangan sawit Indonesia
Indonesia
•
24 Dec 2019

Pakar ekonomi optimistis tentang pertumbuhan dan kontribusi China
Indonesia
•
20 Feb 2023

Gandeng Neta, Evista luncurkan layanan taksi listrik di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II
Indonesia
•
05 Oct 2024


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
