
Pakar Indonesia sebut upaya China promosikan pembangunan hijau patut dipuji dan dipelajari

Foto dari udara yang diabadikan pada 17 Juli 2023 ini menunjukkan pembangkit listrik tenaga surya yang baru dibangun milik Tianjin Yinghua New Energy Technology Development Co., Ltd. di Tianjin, China utara. (Xinhua)
Kontribusi China dalam mengurangi polusi dan mengendalikan emisi gas rumah kaca patut dipuji serta patut dipelajari oleh negara-negara lain.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Dalam sebuah wawancara dengan Xinhua baru-baru ini, seorang pakar Indonesia memuji upaya-upaya China dalam mempromosikan pembangunan hijau, menyatakan bahwa kontribusi China dalam mengurangi polusi dan mengendalikan emisi gas rumah kaca patut dipuji serta patut dipelajari oleh negara-negara lain."Kontribusi China terhadap upaya untuk menurunkan polusi, mengendalikan emisi gas rumah kaca tentunya perlu diapresiasi. Dan, seperti yang tadi disampaikan, hasilnya sangat luar biasa,” kata Direktur Eksekutif Institute for Essential Services and Reform (IESR) Fabby Tumiwa.“Kalau kita lihat hari ini, China membangun pembangkit energi terbarukan jauh lebih besar dibandingkan negara lain,” imbuhnya.Selain itu, katanya, upaya-upaya yang dilakukan di China juga telah berdampak pada penurunan biaya teknologi-teknologi rendah karbon, salah satunya adalah teknologi energi terbarukan baik itu listrik dari energi surya maupun energi angin.“Jadi, saya pikir China telah berhasil mengendalikan pencemaran dan emisi gas rumah kaca, mengurangi dampak lingkungan, serta berkontribusi dalam penurunan biaya teknologi. Sebagai hasilnya, banyak negara di dunia, termasuk di Indonesia, juga bisa menikmati harga teknologi yang murah,” tutur Fabby.Dengan keberhasilannya di negaranya, China juga telah memberikan contoh dari kombinasi standar yang ketat, penegakan standar, serta tata kelola di dalam isu-isu tersebut.“Hal itu bisa menjadi contoh dan referensi bagi banyak negara berkembang, termasuk di Indonesia,” pungkasnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Telaah - Pelaku industri tekstil dan pakaian jadi peringatkan soal peningkatan tarif AS
Indonesia
•
27 Jan 2025

Proyek ‘Belt and Road Initiative’ beri manfaat bagi pembangunan ekonomi ASEAN
Indonesia
•
12 Nov 2022

Boeing prediksi pendanaan pesawat komersial 2023 akan dekati level prapandemi
Indonesia
•
16 Mar 2023

Laporan sebut ada penurunan turis Eropa yang pilih AS sebagai tujuan wisata musim panas
Indonesia
•
26 May 2025


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
