
China umumkan kontrol ekspor terhadap barang-barang terkait tungsten, telurium, bismut, molibdenum, dan indium

Wisatawan mengunjungi festival kuil Changdian untuk merayakan Festival Musim Semi atau Tahun Baru Imlek di Beijing, ibu kota China, pada 30 Januari 2025. (Xinhua/Ju Huanzong)
Kontrol ekspor China terhadap barang-barang yang terkait dengan logam tungsten, telurium, bismut, molibdenum, dan indium, dikatakan bertujuan untuk melindungi keamanan dan kepentingan nasional secara lebih baik, dan membuat negara itu dapat memenuhi kewajiban nonproliferasi dan kewajiban internasional lainnya.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China pada Selasa (4/2) mengumumkan kontrol ekspor terhadap barang-barang yang terkait dengan logam tungsten, telurium, bismut, molibdenum, dan indium, demikian menurut sebuah pernyataan yang dirilis bersama oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) China dan Administrasi Umum Bea Cukai (General Administration of Customs) China.Kebijakan itu mulai diberlakukan pada Selasa, lanjut pernyataan tersebut.Menanggapi pertanyaan media, seorang juru bicara (jubir) Kemendag China menyampaikan bahwa langkah itu merupakan praktik internasional yang umum dilakukan.Sebagai produsen dan pengekspor global utama untuk tungsten dan logam lainnya, China telah lama berkomitmen memenuhi kewajiban nonproliferasi dan kewajiban internasional lainnya, serta menerapkan kontrol ekspor terhadap barang-barang tertentu sesuai dengan hukum yang berlaku dan berdasarkan pada keperluan untuk melindungi keamanan dan kepentingan nasional, urai jubir Kemendag China.Keputusan untuk memasukkan barang-barang itu ke daftar kontrol ekspor mencerminkan pendekatan holistik China dalam menyeimbangkan pembangunan dan keamanan, ungkap jubir tersebut.Langkah ini tidak hanya berperan untuk melindungi keamanan dan kepentingan nasional China secara lebih baik, tetapi juga membuat negara itu dapat memenuhi kewajiban nonproliferasi dan kewajiban internasional lainnya, kata sang jubir. Dia menambahkan bahwa langkah itu juga melindungi keamanan dan stabilitas rantai industri dan pasokan global.Ekspor yang mematuhi regulasi terkait akan diizinkan, ujar jubir tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Apple targetkan peluncuran iPhone 14 pada 7 September saat ekonomi goyah
Indonesia
•
18 Aug 2022

China akan percepat manajemen jejak karbon untuk produk
Indonesia
•
25 Nov 2023

Regulasi ketat terhadap AI berpotensi hambat pertumbuhan ekonomi Australia
Indonesia
•
06 Aug 2025

Rasio investor saham syariah di Indonesia baru capai 4,1 persen
Indonesia
•
26 Jun 2021


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
