
Korban tewas gempa bumi Venezuela bertambah jadi 6.125 orang

Foto yang diabadikan pada 3 Juli 2026 ini menunjukkan puing-puing bangunan yang ambruk akibat gempa bumi di Caraballeda, Negara Bagian La Guaira, Venezuela. (Xinhua/Zhu Yubo)
Caracas, Venezuela (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni lalu bertambah menjadi 6.125 orang, menurut pembaruan resmi yang disampaikan oleh Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez pada Senin (3/8).
Laporan yang diunggah di kanal Telegram Rodriguez itu menyebutkan jumlah orang yang berhasil diselamatkan tetap sebanyak 6.462 orang, sementara 60.992 orang telah menjalani perawatan di rumah sakit.
Pembaruan tersebut memaparkan bahwa pihak berwenang telah menyerahkan 287 unit rumah kepada keluarga yang terdampak gempa bumi dan melakukan penilaian terhadap 43.679 bangunan di seluruh negeri.
Pemerintah Venezuela menggunakan sistem penandaan berbasis warna lampu lalu lintas untuk menilai kelayakan huni bangunan. Tanda hijau menunjukkan bangunan yang layak dihuni, tanda kuning menandakan bangunan dengan akses terbatas, sedangkan tanda merah menunjukkan bangunan berisiko tinggi yang kemungkinan akan dibongkar.
Dua gempa bumi beruntun bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada 24 Juni, dengan pusat gempa masing-masing berada di Negara Bagian Yaracuy di Venezuela barat dan Negara Bagian La Guaira di Venezuela tengah.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kisah mahasiswi asal Indonesia jadi sukarelawan di Asian Games Hangzhou
Indonesia
•
10 Oct 2023

COVID-19 – WHO ingatkan pandemik 'belum berakhir'
Indonesia
•
25 May 2022

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Persiapan untuk Asian Games Hangzhou masuk tahap akhir
Indonesia
•
12 Aug 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
