
Korban tewas akibat gempa dahsyat di Turkiye bertambah jadi 5.434

Seorang petugas penyelamat dan seekor anjing mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang hancur akibat gempa hebat di Kahramanmaras, Turkiye, pada 7 Februari 2023. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Korban tewas gempa Turkiye kemungkinan akan bertambah karena hampir 6.000 bangunan rata dengan tanah, ditambah dengan cuaca dingin serta beberapa gempa susulan yang menghambat upaya penyelamatan.
Ankara, Turki (Xinhua) – Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di Turkiye bertambah menjadi 5.434 pada Selasa (7/2), sementara jumlah korban luka bertambah menjadi 31.777, kata Menteri Kesehatan Turkiye Fahrettin Koca."Kondisi cuaca sangat buruk. Petugas penyelamat hampir tidak bisa mencapai daerah yang hancur," kata Koca dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Pertahanan Turkiye Hulusi Akar, seraya menambahkan bahwa tim masih mencari korban selamat yang terperangkap di zona yang dilanda gempa.
Tim penyelamat mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang hancur akibat gempa hebat di Kahramanmaras, Turkiye, pada 7 Februari 2023. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Foto yang diabadikan dari ponsel pada 7 Februari 2023 ini menunjukkan sebuah bangunan yang hancur akibat gempa bumi di Kahramanmaras, Turkiye. (Xinhua/Li Zhenbei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Argentina: Amerika Latin menderita akibat konflik di Ukraina
Indonesia
•
25 Jun 2022

PBB: Harga komoditas di Sudan melonjak, pasokan medis menipis, ratusan ribu orang mengungsi
Indonesia
•
03 May 2023

Singapura hapus 1.288 produk kesehatan ilegal dari platform daring
Indonesia
•
28 Jun 2025

WHO sebut hampir 42.000 orang di Gaza alami cedera yang mengubah hidup
Indonesia
•
05 Oct 2025


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
