
Presiden Mesir: Operasi Israel di Gaza lampaui batas pertahanan diri

Anak-anak terlihat di dalam sejumlah bangunan yang rusak akibat serangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 15 Oktober 2023. Jumlah kematian warga Palestina di Gaza hingga Ahad (15/10) mencapai 2.329 jiwa, sementara 9.042 lainnya mengalami luka-luka, ungkap Kementerian Kesehatan Palestina yang berbasis di Gaza pada hari kesembilan konflik Israel-Hamas. (Xinhua/Khaled Omar)
Krisis di Jalur Gaza saat ini sangat besar, menyusul respons Israel terhadap serangan Hamas yang telah melampaui hak mempertahankan diri dan berubah menjadi hukuman kolektif bagi Jalur Gaza, yang merupakan rumah bagi lebih dari 2,3 juta orang.
Kairo, Mesir (Xinhua) – Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi pada Ahad (15/10) memperingatkan bahwa operasi Israel di Jalur Gaza telah melampaui batas pertahanan diri dan berubah menjadi hukuman kolektif.Pernyataan itu disampaikan Sisi dalam sebuah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken di ibu kota Mesir, Kairo, menurut kepresidenan Mesir.Sisi menegaskan bahwa krisis saat ini sangat besar, seraya mengungkapkan bahwa respons Israel terhadap serangan Hamas telah melampaui hak mempertahankan diri dan berubah menjadi hukuman kolektif bagi Jalur Gaza, yang merupakan rumah bagi lebih dari 2,3 juta orang.Sisi menambahkan, ada akumulasi kemarahan dan kebencian antara Israel dan Palestina akibat tidak adanya kejelasan penyelesaian masalah Palestina.Dia memperingatkan bahwa krisis yang terjadi saat ini dapat berdampak terhadap seluruh kawasan Timur Tengah, seraya menekankan perlunya menahan eskalasi dan mencegah pihak lain terlibat dalam konflik tersebut.Sisi juga menyerukan untuk memfasilitasi pengiriman bantuan ke daerah kantong Palestina yang terkepung, yang menghadapi kekurangan air, listrik, bahan bakar, dan makanan.Sementara itu, Blinken mengatakan kunjungannya ke Kairo fokus pada kerja sama untuk menyelesaikan krisis saat ini dan melindungi warga sipil, serta berkonsultasi mengenai "jalur masa depan."Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) yang berkuasa di Gaza melancarkan serangan mendadak ke kota-kota di Israel yang berdekatan dengan Jalur Gaza sepekan lalu, yang memicu Israel melancarkan serangan balasan ke Gaza.Sejauh ini, 2.670 orang tewas akibat serangan udara Israel di Gaza, sementara lebih dari 1.300 orang di Israel tewas akibat serangan yang dipimpin Hamas.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature - Guru-Guru Indonesia Terhubung Erat dengan China melalui Program Pendidikan
Indonesia
•
18 Jan 2025

UEA keluarkan UU keluarga baru bagi warga non-Muslim terkait pernikahan dan perceraian
Indonesia
•
11 Dec 2022

Pengeluaran warga AS naik untuk bensin dan makanan pada 2022
Indonesia
•
11 Mar 2022

COVID-19 – China imbau rumah sakit tingkatkan Pengobatan Tradisional China
Indonesia
•
01 Feb 2023


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
