
Ladang minyak di Laut China Selatan hasilkan 20 juta ton ekuivalen minyak pada 2022

Foto yang diabadikan pada 12 Juni 2015 ini menunjukkan anjungan pengeboran semi-submersible laut dalam Xingwang di ladang gas Liwan3-2 di Laut China Selatan, China selatan. (Xinhua/Zhao Liang)
Terletak di cekungan muara Sungai Mutiara, ladang tersebut memiliki tujuh area produksi minyak dan gas utama, dengan 50 ladang minyak dan gas serta 41 fasilitas produksi.
Shenzhen, China (Xinhua) – China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) cabang Shenzhen, produsen minyak dan gas lepas pantai terbesar di China, pada Jumat (30/12) mengumumkan bahwa output minyak dan gas tahunan dari ladang minyaknya di bagian timur Laut China Selatan telah melampaui 20 juta ton ekuivalen minyak pada 2022, kali pertama perusahaan tersebut membuat pencapaian itu.Angka itu meningkat lebih dari 2,2 juta ton jika dibandingkan dengan angka yang tercatat pada 2021, kata perusahaan tersebut.Sejak tahun 1990, ladang minyak di bagian timur Laut China Selatan ini telah menghasilkan lebih dari 300 juta ton minyak mentah dan 56 miliar meter kubik gas alam.Ladang minyak tersebut telah mencatatkan peningkatan output sebesar lebih dari 5,4 juta ton minyak mentah sejak 2019, menyumbang sepertiga dari total output negara itu selama periode ini. Volume produksi tahunannya untuk gas alam melampaui 6 miliar meter kubik dalam empat tahun terakhir. Ladang minyak ini menyediakan sekitar seperempat dari total konsumsi gas alam tahunan di Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau.Terletak di cekungan muara Sungai Mutiara, ladang tersebut memiliki tujuh area produksi minyak dan gas utama, dengan 50 ladang minyak dan gas serta 41 fasilitas produksi. Ladang minyak itu adalah basis produksi minyak mentah terbesar di China selatan, dan memiliki klaster ladang minyak dan gas laut dalam terbesar di negara tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China tingkatkan industri manufaktur demi kepastian ekonomi global
Indonesia
•
05 Sep 2022

Lalu lintas penumpang perjalanan udara Hong Kong naik 28 kali lipat pada Januari
Indonesia
•
20 Feb 2023

Inflasi Inggris kembali naik ke angka 10,1 persen, didorong lonjakan harga pangan
Indonesia
•
20 Oct 2022

Fokus Berita – Tarif dan kesepakatan perdagangan Trump tuai kecaman dari pakar di dalam dan luar negeri
Indonesia
•
06 Aug 2025


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
