
PetroChina Xinjiang Oilfield capai rekor tertinggi ‘output’ minyak mentah, gas alam

Foto dokumentasi ini menunjukkan sebuah lokasi produksi minyak mentah di Xinjiang Oilfield Company PetroChina di Karamay, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. (Xinhua/Jiang Wenyao)
Ladang minyak Xinjiang merupakan ladang minyak besar pertama yang dibangun setelah berdirinya Republik Rakyat China, berfokus pada eksplorasi dan pembangunan Cekungan Junggar, yang mencakup 18 bisnis seperti penelitian ilmiah, praeksplorasi minyak dan gas, evaluasi reservoir, serta eksploitasi, produksi, penyimpanan, transportasi, dan penjualan minyak dan gas.
Urumqi (Xinhua) – PetroChina cabang Xinjiang, produsen minyak dan gas terbesar di China, mengatakan pihaknya sejauh ini telah menghasilkan lebih dari 17 juta ton minyak mentah dan gas alam tahun ini, mencapai rekor tertinggi.Xinjiang Oilfield Company mengungkapkan mereka mengebor 722 sumur di Cekungan Junggar di Xinjiang tahun ini, menghasilkan 14,09 juta ton minyak mentah dan 3,75 miliar meter kubik gas alam."Tahun ini, kami mempercepat eksploitasi gas alam dan minyak serta inovasi teknologi di Mahu, sebuah ladang minyak besar dengan cadangan minyak terbukti melampaui 1 miliar ton, dan Jimsar, sebuah zona peragaan tingkat nasional untuk minyak serpih kontinental, yang sangat mendukung terobosan-terobosan baru dalam produksi minyak dan gas di Xinjiang Oilfield," ujar Dai Yong, direktur divisi eksploitasi perusahaan itu.Xinjiang Oilfield merupakan ladang minyak besar pertama yang dibangun setelah berdirinya Republik Rakyat China. Ladang minyak tersebut berfokus pada eksplorasi dan pembangunan Cekungan Junggar, yang mencakup 18 bisnis seperti penelitian ilmiah, praeksplorasi minyak dan gas, evaluasi reservoir, serta eksploitasi, produksi, penyimpanan, transportasi, dan penjualan minyak dan gas.Hingga saat ini, perusahaan itu mengembangkan 33 ladang minyak dan gas, menghasilkan hampir 430 juta ton minyak mentah dan 99 miliar meter kubik gas alam.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

IEA sudah lepas 290 juta barel minyak, tetapi risiko pasokan global masih tinggi
Indonesia
•
22 Jul 2026

Trump ancam naikkan tarif barang India, New Delhi akan ambil tindakan yang diperlukan
Indonesia
•
06 Aug 2025

Realisasi DMO batu bara 51,8 juta ton hingga Mei 2021
Indonesia
•
08 Jun 2021

Hongaria bisa beli minyak Rusia, tapi harus beli gas alam cair dari AS
Indonesia
•
09 Nov 2025


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
