Aksi mogok picu penghentian total lalu lintas udara di Jerman

Seorang wanita berjalan di sebuah terminal di Bandar Udara Brandenburg Berlin di Schoenefeld, Jerman, pada 25 Januari 2023. (Xinhua/Stefan Zeitz)
Lalu lintas udara Jerman berhenti total, dengan sekitar 2.340 penerbangan dibatalkan dan hampir 300.000 penumpang terlantar, menyusul aksi mogok tawar-menawar kolektif oleh karyawan sektor publik serta staf darat dan pusat kendali penerbangan di tujuh bandara negara Eropa tersebut.
Berlin, Jerman (Xinhua) – Aksi mogok tawar-menawar kolektif oleh karyawan sektor publik serta staf darat dan pusat kendali penerbangan di tujuh bandara Jerman telah menyebabkan lalu lintas udara di negara itu berhenti total pada Jumat (17/2).Sekitar 2.340 penerbangan dibatalkan, berdampak pada hampir 300.000 penumpang, menurut Asosiasi Bandara Jerman (ADV). Asosiasi tersebut mendesak bahwa "solusi harus dicapai di meja perundingan dan bukan membebani para penumpang."Maskapai unggulan Jerman Lufthansa terpaksa membatalkan lebih dari 1.300 penerbangan. Tidak ada satu pun keberangkatan dari Frankfurt dan Munich pada Jumat tersebut."Masih ada kekurangan tenaga kerja yang membahayakan di antara pekerja penanganan darat. Para pelancong jelas merasakannya pada musim panas lalu," ujar Christine Behle, wakil ketua serikat pekerja Verdi, pada Rabu (15/2) ketika mengumumkan aksi mogok tersebut. "Untuk mengubah situasi ini, mereka harus diberi kenaikan upah yang menarik."Kekurangan staf yang disebabkan oleh pemutusan hubungan kerja selama pandemik dan berbagai aksi mogok memengaruhi seluruh industri penerbangan Eropa pada musim panas lalu, sehingga menyebabkan kekacauan perjalanan internasional dengan ribuan pembatalan penerbangan. Di banyak bandara, panjang antrean mencapai 1 kilometer atau lebih.
Informasi penerbangan yang dibatalkan ditampilkan pada sebuah layar di terminal Bandar Udara Brandenburg Berlin di Schoenefeld, Jerman, pada 25 Januari 2023. (Xinhua/Stefan Zeitz)
Sejumlah staf berjalan di sebuah terminal di Bandar Udara Brandenburg Berlin di Schoenefeld, Jerman, pada 25 Januari 2023. (Xinhua/Stefan Zeitz)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

PBB: Ratusan warga sipil tewas dan 370.000 mengungsi di Suriah utara dalam sepekan terakhir
Indonesia
•
09 Dec 2024

Opini – Lansia jangan disia-sia
Indonesia
•
06 Feb 2022

Mahkamah Agung AS mulai satukan gereja dan negara
Indonesia
•
29 Jun 2022

COVID-19 – Selandia Baru berpotensi hadapi kembali gelombang baru infeksi
Indonesia
•
05 Oct 2022
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Kasus bunuh diri anak di Jepang catat rekor tertinggi pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026
