
Laporan pemerintah sebut Kanada berpotensi alami resesi ringan

Sejumlah orang mengamati sebuah mobil salju (snowmobile) dalam ajang Toronto International Snowmobile, ATV & Powersports Show 2022 di Mississauga, Greater Toronto Area, Kanada, pada 21 Oktober 2022. (Xinhua/Zou Zheng)
Resesi ringan bisa melanda Kanada pada kuartal pertama 2023, yang merupakan dampak dari tekanan inflasi yang lebih persisten dan pengetatan lanjutan terhadap kebijakan moneter, yang mengarah pada hard landing dalam perekonomian.
Ottawa, Kanada (Xinhua) – Pemerintah Kanada merilis laporan Fall Economic Statement 2022 pada Kamis (3/11), yang memperingatkan bahwa negara itu berpotensi memasuki resesi ringan pada kuartal pertama 2023.Menurut laporan tersebut, Departemen Keuangan Kanada mengembangkan "skenario negatif" yang mempertimbangkan dampak dari tekanan inflasi yang lebih persisten dan pengetatan lanjutan terhadap kebijakan moneter, yang mengarah pada hard landing dalam perekonomian.Dalam skenario negatif itu, inflasi indeks harga konsumen (IHK) masih akan berada di atas 3 persen hingga kuartal pertama 2024, sekitar enam bulan lebih lama dibandingkan survei pada September 2022, sebelum mencapai angka 2 persen pada akhir 2024.Sebagai respons, tingkat suku bunga jangka pendek akan mencapai 4,5 persen pada paruh pertama 2023 dan naik 0,7 poin persentase di seluruh cakrawala perkiraan. Sebagai konsekuensinya, Kanada akan memasuki resesi ringan pada kuartal pertama 2023. Untuk 2023 secara keseluruhan, Produk Domestik Bruto (PDB) riil akan turun 0,9 persen."Ini merupakan masa yang menantang bagi jutaan warga Kanada. Penting bagi saya untuk bersikap jujur kepada warga Kanada terkait beragam tantangan yang ada di depan," ujar Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Kanada Chrystia Freeland di hadapan parlemen pada Kamis (3/11). "Tingkat suku bunga meningkat di saat bank sentral turun tangan untuk mengatasi inflasi. Itu berarti perekonomian kita tengah melambat."
Seorang pria berbelanja makanan di sebuah pasar di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 19 Oktober 2022.(Xinhua/Liang Sen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Merger Alaska Airlines dan Hawaiian Airlines lolos tinjauan regulasi antimonopoli
Indonesia
•
21 Aug 2024

Lebih dari 700 juta paket ditangani selama liburan Tahun Baru Imlek di China
Indonesia
•
29 Jan 2023

Meta janjikan bonus ribuan dolar AS bagi kreator TikTok yang penuhi syarat
Indonesia
•
22 Jan 2025

Wawancara – Direktur wakaf KPMI: Dengan seribu rupiah siapa pun bisa wakaf
Indonesia
•
12 Dec 2023


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
