
Laporan sebut Angkatan Laut AS bersihkan ranjau di Selat Hormuz menggunakan robot

Foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 ini menunjukkan kapal tanker minyak Inggris Stena Impero dikelilingi oleh 'speedboat' Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran di Selat Hormuz, Iran. (Xinhua/ISNA/Morteza Akhoundi)
Angkatan Laut Amerika Serikat menggunakan robot untuk membersihkan ranjau bawah air yang dipasang oleh Iran di Selat Hormuz.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menggunakan robot untuk membersihkan ranjau bawah air yang dipasang oleh Iran di Selat Hormuz, demikian dilaporkan Wall Street Journal pada Ahad (19/4).
Sebuah operasi pembersihan ranjau yang menggabungkan sistem berawak dan nirawak diterapkan oleh militer AS untuk menyingkirkan ranjau yang dipasang oleh Iran, dengan menggunakan drone permukaan dan bawah air yang dilengkapi detektor sonar, papar seorang pejabat pertahanan AS seperti dikutip dalam sebuah pernyataan.
Presiden AS Donald Trump pada Jumat (17/4) mengatakan di platform Truth Social miliknya bahwa "Iran, dengan bantuan AS, telah menyingkirkan, atau sedang menyingkirkan, semua ranjau laut!" Iran tidak menanggapi klaim Trump tersebut.
Setelah Iran menutup kembali selat tersebut usai sempat dibuka sesaat, sebanyak 35 kapal outbound, selama kurun waktu 36 jam, telah berbalik arah, sebut sebuah laporan perusahaan analisis maritim yang berkantor pusat di Inggris, Windward.
Iran memperketat pengawasan atas selat itu setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap negara tersebut pada 28 Februari. AS juga memberlakukan blokade angkatan laut di selat itu menyusul gagalnya negosiasi dengan Iran di Islamabad, Pakistan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemimpin partai oposisi Korsel desak Jepang hentikan pembuangan air limbah radioaktif
Indonesia
•
06 Sep 2023

NYT: Sekitar 27 ton bahan kimia peledak hilang dalam ekspedisi kereta di AS
Indonesia
•
23 May 2023

Masjid di Sydney terima surat ancaman pembunuhan
Indonesia
•
23 Jan 2026

Pakar hukum internasional asal Inggris sebut sejarah Barat buktikan kedaulatan China atas Nanhai Zhudao
Indonesia
•
15 May 2024


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
