
Putin dukung larangan nasional untuk penjualan vape di Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan kepala sejumlah kantor berita internasional utama di St. Petersburg, Rusia, pada 18 Juni 2025. (Xinhua/Cao Yang)
Larangan penuh terhadap vape diajukan oleh Ekaterina Leshchinskaya, pemimpin gerakan masyarakat Seluruh Rusia ‘Healthy Fatherland’, yang menyebut contoh-contoh sukses langkah serupa di negara-negara tetangga dan belahan dunia lainnya.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (6/11) memberikan sinyal dukungan terhadap gagasan pemberlakuan larangan penuh terhadap penjualan rokok elektrik atau vape di seluruh negara tersebut, lapor kantor berita RIA Novosti.Sangat penting kiranya untuk tidak hanya mengambil keputusan semacam itu tetapi juga melakukan sosialisasi dan edukasi di kalangan anak muda, ujar Putin dalam kunjungannya ke pusat percontohan dan pendidikan untuk olahraga adaptif di Samara.Usulan larangan penuh terhadap vape diajukan oleh Ekaterina Leshchinskaya, pemimpin gerakan masyarakat Seluruh Rusia ‘Healthy Fatherland’, yang menyebut contoh-contoh sukses langkah serupa di negara-negara tetangga dan belahan dunia lainnya.Menanggapi hal itu, sang presiden mengangguk setuju dan mengonfirmasi bahwa pemerintah juga mendukung inisiatif tersebut.Duma Negara Rusia berencana menyiapkan rancangan undang-undang untuk larangan penuh terhadap vape di seluruh Rusia pada sidang musim gugur mereka, tutur Wakil Ketua Duma Negara Rusia Sholban Kara-ool kepada RIA Novosti.Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebutkan, rokok elektrik, juga dikenal sebagai vape, adalah perangkat bertenaga baterai yang memanaskan cairan dan menghasilkan aerosol. Rokok elektrik tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, dan biasanya mengandung nikotin.Seseorang yang menggunakan rokok elektrik menghirup aerosol ini ke dalam paru-parunya. Orang di sekitar juga dapat menghirup aerosol ketika orang yang menggunakan rokok elektrik mengembuskan aerosol tersebut.Rokok elektrik biasanya mengandung nikotin, zat adiktif dalam rokok dan produk tembakau lainnya. Beberapa rokok elektrik juga dapat digunakan untuk menyalurkan ganja dan obat-obatan terlarang lainnya.Rokok elektrik seringkali hadir dalam warna-warna cerah. Rokok elektrik juga tersedia dalam rasa yang menarik bagi anak muda, seperti buah, permen, mentol, dan mint.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

UNRWA: 200 hari konflik Israel-Hamas, 1 juta lebih warga Gaza kehilangan tempat tinggal
Indonesia
•
25 Apr 2024

Puluhan migran dari Tunisia berdatangan di Pantai Italia
Indonesia
•
20 Oct 2021

CDC Afrika: Kasus Mpox di Afrika tembus 77.800, kasus kematian naik Jadi 1.321
Indonesia
•
21 Jan 2025

Suhu panas ekstrem landa berbagai wilayah di Jepang
Indonesia
•
09 Jul 2024


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
