
Spesies tanaman baru ditemukan di Provinsi Yunnan, China

Foto dokumentasi tak bertanggal ini menunjukkan spesies tanaman baru dari famili Rubiaceae yang ditemukan di Provinsi Yunnan, China barat daya. (Xinhua/Kebun Raya Tropis Xishuangbanna Akademi Ilmu Pengetahuan China)
Leptomischus merupakan genus tanaman dalam famili Rubiaceae, yang banyak dijumpai di daerah tropis dan terdiri dari banyak anggota yang memiliki nilai ekonomis penting untuk berbagai tujuan, seperti obat-obatan, hortikultura, dan produksi makanan.
Kunming, China (Xinhua) – Sejumlah peneliti China baru-baru ini menemukan spesies tanaman baru dari famili Rubiaceae di Provinsi Yunnan, China barat daya, ungkap Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).Hasil temuan yang didapatkan oleh para peneliti dari Kebun Raya Tropis Xishuangbanna (Xishuangbanna Tropical Botanical Garden/XTBG) yang berada di bawah naungan CAS tersebut telah dipublikasikan baru-baru ini di jurnal Phytotaxa.Dalam sebuah ekspedisi botani ke sebuah cagar alam lokal di Provinsi Yunnan, para peneliti menemukan spesies Rubiaceae yang sebelumnya tidak diketahui. Setelah melakukan pemeriksaan ekstensif dan membandingkannya dengan spesies lain yang telah diketahui, para peneliti itu mengonfirmasi bahwa spesies tersebut merupakan spesies baru.Spesies baru ini diberi nama Leptomischus bracteosus karena memiliki bentuk daun pelindung atau braktea yang khas."Karena hanya ada dua populasi yang ditemukan, dan populasinya makin menurun akibat fragmentasi hutan dan degradasi habitat, kami menganggap status konservasi spesies baru ini sebagai 'spesies rentan' menurut standar Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN)," ujar Tan Yunhong, salah satu peneliti dari XTBG.Leptomischus merupakan genus tanaman dalam famili Rubiaceae, yang banyak dijumpai di daerah tropis dan terdiri dari banyak anggota yang memiliki nilai ekonomis penting untuk berbagai tujuan, seperti obat-obatan, hortikultura, dan produksi makanan.Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Misi pendaratan Bulan swasta pertama AS diluncurkan, bawa program sains NASA
Indonesia
•
09 Jan 2024

NASA lakukan investigasi kecelakaan kendaraan udara pertama di luar Bumi
Indonesia
•
13 Dec 2024

Petugas damkar Australia siapkan ‘drone’ untuk hadapi musim kebakaran hutan
Indonesia
•
24 Aug 2022

China akan pasang teleskop optik baru di dataran tinggi Pamir
Indonesia
•
27 Feb 2023


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
