Mahkamah Agung AS mulai satukan gereja dan negara

Ilustrasi. Presiden AS ketiga, Thomas Jefferson, mengatakan dalam surat bertahun 1802 bahwa establishment clause harus mewakili "dinding pemisah" antara gereja dan negara. (iStock by Getty Images)
Ilustrasi. Mahkamah Agung AS juga mendukung seorang wanita Muslim pada tahun 2015 yang ditolak pekerjaan penjualan ritelnya karena mengenakan jilbab dengan alasan agama. (Maria Teneva on Unsplash)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Kesehatan mental terabaikan saat 1 miliar orang hidup dengan gangguan jiwa
Indonesia
•
29 Aug 2020

Pakar universitas dari berbagai negara serukan kerja sama untuk dorong pembangunan global
Indonesia
•
13 Dec 2024

Angka kelahiran di Jepang turun jadi 350.000 pada H1 2024
Indonesia
•
01 Sep 2024

Beijing larang pemasangan barikade untuk kendalikan penyebaran COVID-19
Indonesia
•
28 Nov 2022
Berita Terbaru

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026

30.000 lebih pekerja layanan kesehatan gelar aksi mogok kerja di California, AS
Indonesia
•
27 Jan 2026
