
Mahkamah Agung AS mulai satukan gereja dan negara

Ilustrasi. Presiden AS ketiga, Thomas Jefferson, mengatakan dalam surat bertahun 1802 bahwa establishment clause harus mewakili "dinding pemisah" antara gereja dan negara. (iStock by Getty Images)
Ilustrasi. Mahkamah Agung AS juga mendukung seorang wanita Muslim pada tahun 2015 yang ditolak pekerjaan penjualan ritelnya karena mengenakan jilbab dengan alasan agama. (Maria Teneva on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

The Geopolitics: Kekerasan senjata api merundung AS
Indonesia
•
28 Feb 2023

Washington Post: Sistem sekolah berasrama suku Indian yang dioperasikan AS hancurkan keluarga dan suku-suku
Indonesia
•
10 Aug 2023

Tim penyelamat China tiba di Turkiye yang dilanda gempa
Indonesia
•
08 Feb 2023

Pemerintah Riyadh libatkan seniman kaligrafi hiasi kota
Indonesia
•
01 Oct 2020


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
