
Mahkamah Agung AS mulai satukan gereja dan negara

Ilustrasi. Presiden AS ketiga, Thomas Jefferson, mengatakan dalam surat bertahun 1802 bahwa establishment clause harus mewakili "dinding pemisah" antara gereja dan negara. (iStock by Getty Images)
Ilustrasi. Mahkamah Agung AS juga mendukung seorang wanita Muslim pada tahun 2015 yang ditolak pekerjaan penjualan ritelnya karena mengenakan jilbab dengan alasan agama. (Maria Teneva on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – WHO pastikan vaksin tersedia bagi seluruh negara di dunia
Indonesia
•
26 Aug 2020

Populasi muda Jerman tetap stagnan di angka 10 persen, perdalam masalah tenaga kerja
Indonesia
•
07 Aug 2025

Mantan presiden AS Biden didiagnosis kanker prostat jenis agresif
Indonesia
•
19 May 2025

COVID-19 – China Daratan laporkan 59.938 kematian dalam 30 hari lebih
Indonesia
•
15 Jan 2023


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
