
Mahkamah Agung AS mulai satukan gereja dan negara

Ilustrasi. Presiden AS ketiga, Thomas Jefferson, mengatakan dalam surat bertahun 1802 bahwa establishment clause harus mewakili "dinding pemisah" antara gereja dan negara. (iStock by Getty Images)
Ilustrasi. Mahkamah Agung AS juga mendukung seorang wanita Muslim pada tahun 2015 yang ditolak pekerjaan penjualan ritelnya karena mengenakan jilbab dengan alasan agama. (Maria Teneva on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Italia dilanda "musim flu paling parah"
Indonesia
•
21 Jan 2024

FAO peringatkan konflik Ukraina berdampak besar pada ketahanan pangan
Indonesia
•
17 Mar 2022

Universitas Islam As Syafiiyah akan dirikan Halal Center
Indonesia
•
21 Nov 2024

COVID-19 – Thailand setujui vaksin Astrazeneca untuk penggunaan darurat
Indonesia
•
22 Jan 2021


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
