
Universitas Islam As Syafiiyah akan dirikan Halal Center

Ketua Perguruan Tinggi Islam As-Syafiiyah (YAPTA) Prof. DR. H. Dailami Firdaus SH, LLM, MBA (berdiri di tengah mengenakan toga) berfoto bersama sejumlah duta besar negara-negara sahabat dan 'civitas academica' saat wisuda program doktor, magister, sarjana dan diploma tahun akademik 2024/2025 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (30/11/2024). (Foto oleh Ismail Lutan/PJMI)
Universitas Islam As Syafiiyah (UIA) akan mendirikan Halal Center agar Umat Islam bisa mendapatkan jaminan kehalalan produk yang dikonsumsinya.
Jakarta (Indonesia Window) – Universitas Islam As Syafiiyah (UIA) akan mendirikan Halal Center agar Umat Islam bisa mendapatkan jaminan kehalalan produk yang dikonsumsinya."Selain Halal Center, UIA juga akan membangun rumah sakit. Tanahnya sudah ada tinggal pembangunannya saja," kata Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam As Syafiiyah (YAPTA), Prof. DR. H. Dailami Firdaus, pada wisuda program Doktor, Magister, Sarjana dan Diploma, tahun akademik 2024/2025, di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (20/11).Lebih jauh Dailami, dalam pidato sambutannya, mengatakan, pembangunan Halal Center dan rumah sakit tersebut, merupakan pengembangan kampus guna merespon kebutuhan umat. Dengan dibangunnya rumah sakit, maka para mahasiswa Fakultas Kesehatan UIA dapat melaksanakan praktik dan pengabdian kepada masyarakat.Hadir dalam prosesi wisuda tersebut, Kepala Badan Penyelenggara Produk Halal (BPJPS) Ahmad Haikal Hasan. Selain sebagai tamu VIP, ternyata putri Haikal termasuk satu di antara 570 wisudawan.Sejumlah tokoh penting, dalam dan luar negeri turut hadir dalam acara wisuda tersebut. Mereka memberi apresiasi atas prestasi kampus yang didirikan oleh ulama terkenal asal Betawi, yakni KH Abdullah Syafii. Di antara para tamu mancanegara adalah Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Duta Besar Sudan, Utusan Khusus UIA untuk Afrika Selatan, dan perwakilan Duta Besar Mesir.Selain itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, juga hadir dan memberikan orasi ilmiah dengan tema 'Green Democracy’.Selain Sultan, wakil ketua DPD Papua Barat dan Kalimantan Tengah juga hadir.Tokoh terkenal lain yang tampak dalam wisuda UIA antara lain mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen (Purn) Boy Rafli Amar, anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, dan Ketua Persatuan Seniman Komedi Indonesia, Jarwo Kwat.Saat ini Prof. Dailami merupakan senator RI Daerah Perwakilan Jakarta untuk ketiga kalinya, dan menjabat sebagai Wakil Komite III.Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor UIA, Prof. DR H Masduki Ahmad.Dalam sambutannya Masduki mengatakan, proses wisuda ini bukanlah akhir dari masa belajar para lulusan, tetapi awal pembelajaran hidup yang sesungguhnya.“Dalam dunia yang cepat berubah, dunia yang penuh dengan ketidakpastian, untuk bisa bertahan, para lulusan dituntut melakukan antisipasi dengan cepat. Caranya adalah dengan membuka jaringan yang luas. membangun kerja sama untuk mengembangkan diri,” ujar Masduki.Inovasi dan kolaborasi, lanjutnya, adalah kunci menuju masa depan. Maka dia berharap para lulusan yang diwisuda membangun kolaborasi dan terus berinovasi untuk membangun bangsa dan negara.Dengan mengutip amanat rektor sebelumnya, alm. DR. Tutty Alawiyah MA, yang juga ibunda Prof. Dailami, Masduki mengatakan, pembangunan bangsa harus didahului dengan pembangunan karakter. Maka UIA adalah tempat yang “pas” untuk membangun karakter tersebut karena di sini tempat berpadunya ilmu dan agama.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Diguncang gempa dahsyat, Vanuatu dilaporkan alami kerusakan parah
Indonesia
•
18 Dec 2024

Survei: 17.000 warga lansia Jepang yang hidup seorang diri meninggal di rumah pada Januari-Maret 2024
Indonesia
•
20 May 2024

Beijing akan perkenalkan matpel AI di sekolah dasar dan menengah
Indonesia
•
13 Mar 2025

FAO: Bencana sebabkan kerugian tanaman pangan dan ternak senilai 3,8 triliun dolar AS dalam 30 tahun
Indonesia
•
17 Oct 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
