
UNICEF sebut 11 juta anak Yaman butuh bantuan kemanusiaan

Seorang tenaga kesehatan Yaman memegang tangan anak penderita malnutrisi di sebuah rumah sakit di Sanaa, Yaman, pada 27 Februari 2023. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Malnutrisi akut di Yaman berdampak pada 2,2 juta jiwa anak di negara Timur Tengah yang hingga kini masih dilanda persang saudara tersebut, dan kasus ini kemungkinan akan terus meningkat jika tindakan tepat tidak segera diambil.
Aden, Yaman (Xinhua) – Perang selama delapan tahun di Yaman telah mengakibatkan 11 juta anak membutuhkan bantuan kemanusiaan dan 2,2 juta menderita malnutrisi akut, kata Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Jumat (24/3).Lebih dari 540.000 anak menghadapi malnutrisi akut yang mengancam jiwa dan sangat membutuhkan perawatan medis, kata UNICEF dalam sebuah siaran pers.Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu memperingatkan bahwa kemungkinan malnutrisi akan terus meningkat jika tindakan tepat tidak segera diambil.
Seorang anak penderita malnutrisi berbaring di tempat tidur, menunggu dokter merawatnya, di departemen perawatan malanutrisi sebuah rumah sakit di Sanaa, Yaman, pada 16 Juli 2022. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Orang-orang mengantre jatah makanan di sebuah pusat badan amal di Sanaa, Yaman, pada 23 Maret 2023. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS setujui obat kanker paru-paru adagrasib
Indonesia
•
17 Dec 2022

Dana pensiun bulanan untuk lansia Korsel jauh di bawah biaya hidup minimum
Indonesia
•
23 Aug 2024

Year Ender – Maskot fauna Kalimantan Selatan, bekantan terancam punah
Indonesia
•
01 Jan 2026

Saudi soroti pentingnya Bahasa Arab pada pertemuan UNESCO
Indonesia
•
22 Dec 2020


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
