
China rilis pedoman untuk atasi obesitas di kalangan murid sekolah dasar dan menengah

Para murid kelas dua saling berbincang saat kelas pertama semester baru di Sekolah Dasar Zhongguancun No. 4 di Distrik Haidian, Beijing, ibu kota China, pada 26 Februari 2024. Sekolah dasar dan sekolah menengah di banyak wilayah di China memulai semester baru pada Senin (26/2). (Xinhua/Ren Chao)
Masalah berat badan dan obesitas memengaruhi kesehatan murid sekolah dasar dan menengah, sehingga memerlukan intervensi segera.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China pada Senin (22/7) meluncurkan pedoman komprehensif untuk memerangi obesitas di kalangan murid sekolah dasar dan menengah, dengan fokus pada upaya pencegahan, intervensi dini, dan peringatan dini penyakit."Pedoman teknis untuk pencegahan dan pengendalian kelebihan berat badan dan obesitas secara komprehensif pada murid sekolah dasar dan menengah" ini dikeluarkan bersama oleh Administrasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Nasional (National Disease Control and Prevention Administration/NDCPA), Kementerian Pendidikan, Komisi Kesehatan Nasional (National Health Commission/NHC), dan Administrasi Umum Olahraga China.Masalah berat badan dan obesitas memengaruhi kesehatan murid sekolah dasar dan menengah, sehingga memerlukan intervensi segera, menurut pedoman tersebut.Beberapa rekomendasi utama meliputi mempromosikan kebiasaan makan yang sehat dengan mengurangi garam, minyak, dan gula tambahan, menyediakan metode intervensi ilmiah, dan mendorong sekolah untuk mempekerjakan ahli gizi yang berkualitas.Pedoman ini juga menyerukan agar murid melakukan aktivitas fisik setiap hari dengan setidaknya satu kelas pendidikan jasmani per hari, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, dan membuat catatan kesehatan untuk murid dengan memberikan umpan balik yang tepat waktu kepada orang tua.Formulir penilaian mandiri untuk risiko kelebihan berat badan dan obesitas telah diperkenalkan untuk memungkinkan keluarga dan sekolah melakukan evaluasi di bawah bimbingan profesional.Langkah-langkah baru ini bertujuan untuk secara efektif mencegah dan mengendalikan terjadinya dan berkembangnya kelebihan berat badan dan obesitas di kalangan murid China, serta memastikan kesejahteraan fisik dan mental mereka.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

WHO konfirmasi kasus kedua hantavirus di kapal pesiar Belanda
Indonesia
•
06 May 2026

Sekjen PBB prihatin dengan banyaknya korban jiwa gempa Turkiye dan Suriah
Indonesia
•
07 Feb 2023

Sekolah Insantama gali intelektualitas remaja lewat kompetisi nasional
Indonesia
•
01 Mar 2022

‘Living circle’ 15 menit di China mudahkan masyarakat peroleh layanan sehari-hari
Indonesia
•
13 Jul 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
