
Selama ribuan tahun Mauritania jadi ‘target’ penuntut ilmu Islam

Tiga anak laki-laki di Mauritania, Afrika Barat belajar Al-Quran dengan menggunakan papan kayu. (Ferdinand Reus on Flickr)
Pada akhir abad kedua puluh, diperkirakan ada hampir 30.000 manuskrip yang disimpan di hampir tiga ratus perpustakaan di Mauritania. Namun, banyak dari manuskrip kuno ini lapuk dan terancam punah. (Africanews/tangkapan layar)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Gangguan mental Gen Z pasca-COVID di AS naik jadi 42 persen
Indonesia
•
09 Nov 2022

Opini: Korupsi ‘bersemai’ saat menyontek dianggap ‘biasa’
Indonesia
•
04 Oct 2022

Tingkat kematian akibat kanker terus menurun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2022

Feature: KJRI San Francisco gaungkan promosi wisata komodo, orang utan
Indonesia
•
21 Nov 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
